Wow! Layanan Internet Starlink Elon Musk Capai 500 Ribu Preorder

JS NEWS – Spacex telah menerima lebih dari 500.000 preorder untuk layanan internet satelit Starlink.

SpaceX belum menetapkan tanggal peluncuran layanan Starlink tetapi Starlink telah menyebarkan total 12.000 satelit. Konstelasi Starlink akan menelan biaya sekitar 10 miliar dolar AS seperti dikutip Reuters.

Dua orang terkaya di dunia, pendiri Amazon (AMZN.O) Jeff Bezos dan Musk telah menginvestasikan miliaran dolar selama bertahun-tahun untuk membuat terobosan di pasar ini.

Musk dan Bezos telah berdebat secara terbuka mengenai rencana satelit yang bersaing. Komisi Komunikasi Federal AS (FCC) menyetujui rencana SpaceX untuk menyebarkan beberapa satelit Starlink di orbit bumi yang lebih rendah dari yang direncanakan, tetapi menyertakan sejumlah persyaratan untuk memastikan keamanan rencana tersebut.

Syarat Pre-order

Jika berminat, pemesanan bisa dilakukan dengan mengunjungi website Starlink lalu mengisi alamat e-mail dan alamat rumah. Ketika memasukkan alamat wilayah Jakarta, Starlink “ditargetkan akan menjangkau wilayah Anda pada tahun 2022”. Belum ada informasi lebih lanjut, apakah Indonesia termasuk wilayah operasional Starlink.

Dalam pre-order berbasis undangan itu, SpaceX menyebut sudah ada 10.000 pengguna awal yang bergabung. SpaceX pun bekerja sama dengan pemerintah daerah di Amerika Serikat. SpaceX juga telah mengantongi persetujuan dari regulator di Kanada dan Inggris dan berencana menyasar lebih banyak negara.

baca juga : Twitter Kenalkan Fitur Terbaru Spaces, Ini Syarat dan Cara Pakainya

Sistem pre-order dengan membayar deposit itu sama persis dengan sistem pemesanan mobil listrik Tesla. Tesla sengaja mengundang beberapa calon pembeli potensial untuk memesan mobil listrik yang belum sepenuhnya tersedia.

SUMBER

Share Is Cool