Survei KIC: Marketplace Topang UMKM dalam Masa Pandemi

JS NEWS – Katadata Insight Center (KIC) merilis hasil surveinya terkait pengaruh kehadiran marketplace terhadap pelaku usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) di Indonesia. Survei berjudul “MSME Study Report 2021: Peran Marketplace bagi UMKM” mengungkapkan sejumlah alasan UMKM beralih ke marketplace, terutama di tengah pandemi Covid-19.

Manajer Survei Katadata Insight Center (KIC), Vivi Zabkie menyampaikan 77 persen dari pelaku usaha UMKM yang disurvei mengakui kehadiran marketplace memperluas eksposur atau jaringan usaha.

Dari semua program promosi di marketplace, program gratis ongkos kirim (ongkir) dianggap paling membantu bisnis UMKM. Program tersebut dinilai membantu oleh 50 persen responden. Setelah prgram gratis ongkir, sebanyak 38 responsen juga menyukai program diskon.

Menurut Vivi, sebesar 50 persen pelaku UMKM yang disurvei menilai, program hari khusus dari marketplace Shopee menjadi program yang paling membantu di masa pandemi Covid-19. Program hari khusus yang dimaksud, seperti Shopee 12.12, Shopee 3.3, Gajian Sale, dan sebagainya

Baca Juga : Apple Ingatkan Kelangkaan iPad dan Mac di Paruh Kedua 2021

Promosi khusus dari Tokopedia seperti Waktu Indonesia Belanja (WIB) juga dinilai 12 persen responden turut membantu. Sebangun dengan apa yang ditawarkan  Bukalapak-Diskon cashback untuk pelanggan fitur super seller disukai oleh 5 persen persen, dan Lazada-hari promosi khusus seperti Lazada 12.12, dan Lazada 3.3 disukai sebanyak empat persen responden.

Hal ini sebagaimana yang tercermin dari jawaban responden, dari skala 1-10 rata-rata memberi nilai 8 terkait besarnya peran marketplace dalam membantu UMKM bertahan di masa pandemi,” tutup Vivi.

SUMBER

Share Is Cool