Peran Tools Analitik Berbasis AI untuk Mendongkrak Potensi Bisnis

JS NEWS – Seiring perkembangan teknologi kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI), pengolahan data melalui analisis big data jadi kunci perusahaan untuk menentukan model bisnis di masa mendatang.

Analisis big data itu diklaim sangat bermanfaat dalam strategi pengembangan produk, termasuk produk-produk finansial yang saat ini tengah meningkat kebutuhannya, seperti kartu kredit, KPR, kredit kendaraan bermotor, asuransi, dana pendidikan, dan dana pensiun.

Peran credit analyst atau underwriter terbilang penting dalam menilai kelayakan dan pengelolaan risiko berdasarkan profil dan karakteristik calon nasabah.

Akan tetapi, proses verifikasi dan analisis secara manual butuh waktu lama karena banyaknya parameter yang digunakan, sehingga proses jadi lambat dan sulit untuk mengejar target.

“Peran tools analitik terintegrasi yang berbasis AI dapat membantu pengambilan keputusan secara terukur dan cepat serta memenuhi regulasi yang ada guna meningkatkan potensi bisnis,” ujar Jip Ivan Sutanto, Director Enterprise Application Services Business PT Multipolar Technology Tbk di acara webinar bertajuk ‘Accelerate Decision Making to Grow the Business’, belum lama ini.

Dengan meng-offload sebagian proses underwriting ke aplikasi analitik berbasis AI dapat membantu underwriter tetap produktif, sehingga mampu menghasilkan keputusan yang tepat, cepat, serta memenuhi regulasi.

Cross sell dan up sell produk-produk finansial sesuai kriteria nasabah juga bisa dengan mudah dilakukan untuk meningkatkan potensi bisnis.

Solusi Khusus

IBM sebagai pionir dalam teknologi AI dengan nama IBM Watson–diambil dari nama pendiri IBM dan CEO pertama–mengembangkan solusi IBM Cloud Pak for Data (CP4D) sebagai platform data analitik berbasis AI yang modern, terintegrasi, agile, dan lengkap.

Baca Juga : Artificial Intelligence Kecerdasan Buatan Tak Lagi Sekadar Cerita Fiksi Ilmiah

IBM CP4D memodernisasi cara pengumpulan, pengorganisasian, analisis keseluruhan data perusahaan dan pengaplikasian AI.

“Multipolar Technology sudah membangun dua use case dengan memanfaatkan platform IBM CP4D ini yaitu customer segmentation dan credit risk. Dengan template credit risk siap pakai pada platform IBM CP4D, kami ingin menghadirkan prinsip know your customer (KYC) dan credit scoring yang lebih komprehensif dan real-time,” ujar Jip Ivan.

Ia menambahan, tidak sekadar visualisasi data, tapi platform itu juga memberikan informasi terkini dan relevan dengan kondisi pasar.

SUMBER

Share Is Cool