Nonton Streaming Film Porno Bisa Produksi 300 Juta Ton Karbon Dioksida

JS NEWS – Pusat studi Prancis The Shift Project mengungkapkan kegiatan nonton video porno secara online bisa memproduksi jumlah karbon dioksida setara dengan polusi yang ada di Belgia.

Peneliti itu mengungkapkan kegiatan streaming video film pornomenciptakan 300 juta ton karbon dioksida tiap tahunnya. Penelitian ini dipimpin oleh seorang enginer bernama Maxine Efoui-Hess yang ahli dalam bidang permodelan komputer.

Maxine mengatakan konsumsi energi dari teknologi digital meningkat sembilan persen pertahunnya dan para peneliti menilai sektor digital perlu diteliti lebih cermat mengingat saat ini ada kebutuhan mendesak untuk mengurangi emisi global.

“Dampak lingkungan langsung ataupun tidak langsung terkait penggunaan teknologi digital kian meningkat dengan cepat,” kata peneliti seperti dikutip The Independent.

Sekedari informasi, ada enam puluh persen aliran data dunia berasal dari video online. Yang mencengangkan, secara total, teknologi digital memancarkan empat persen emisi gas rumah kaca yang lebih besar dibandingkan penerbangan sipil.

Pergerakan orang membuat video yang berkualitas tinggi diperkirakan mendorong emisi dua kali lipat ketimbang sekarang.

Ilmuwan dari University of Bristol Chris Preist mengatakan, “Hasil penelitian ini menunjukkan pentingnya penyedia layanan digital untuk berpikir lebih hati-hati mengenai dampak dari layanan yang mereka hadirkan.”

Para peneliti pun menyusun lalu lintas video global dengan melihat laporan 2018 yang dipublikasikan Cisco dan Sandvine.

Kemudian para peneliti menghitung berapa banyak listrik yang dibutuhkan untuk menggerakkan lalu lintas video tersebut.

Para peneliti pun memberi rekomendasi, yakni dengan mengurangi pemutaran video secara otomatis atau mentransmisikan video tinggi ketika tidak diperlukan. Penyebaran teknologi resolusi tinggi 8K bisa menjadi pemborosan. Padahal, video berkualitas rendah saja sudah cukup.

“Dari sudut pandang perubahan iklim dan batasan lingkungan, tantangannya bukan melawan pornografi atau membatasi pengobatan jauh, Netflix, atau email. Tantangan sebenarnya adalah menghindari konsumsi berlebihan dan yang dianggap kurang penting,” katanya.

SUMBER

Share Is Cool