Sun. May 26th, 2019

Netbook Gaming 11.6 12 inch Terbaik Asus HP Lenovo

JS NEWS – Netbook Gaming 11.6 12 inch Terbaik Asus HP Lenovo .Netbook dengan layar berukuran mungil merupakan pilihan yang populer bagi para konsumen saat ini.

Ukurannya yang mungil dan performa yang mumpuni membuat perangkat tersebut cukup handal untuk memenuhi kebutuhan komputasi baik bagi para pelajar, mahasiswa, maupun profesional. Apalagi saat ini banyak netbook yang hadir dengan spesifikasi mumpuni dan tidak kalah dengan laptop yang mengusung layar lebih besar.

BACA JUGA : ASUS ZenBook Flip UX360UA, si kecil 13 inch yang ultra tipis

Netbook dengan layar berukuran 11,6 inch cukup banyak diminati karena ukurannya tidak terlalu kecil dan tidak terlalu besar sehingga nyaman saat dibawa kemana – mana. Dari sekian banyak pilihan netbook yang ada di pasaran saat ini, berikut ini adalah beberapa pilihan netbook 11,6 inch terbaik untuk tahun ini

ACER ASPIRE VX 15  (Harga 12 Jutaan)

Acer Aspire VX 15 bukanlah anggota lini notebook gaming kelas atas Predator, tapi ada peluang untuk terjual lebih banyak daripada Predator 15 yang lebih mewah.

Acer tetap menyajikannya dengan desain berorientasi gaming dengan garis bodi tidak biasa, aksen warna merah, dan lapisan brushed metal pada penutupnya.

Terdapat pula dua ventilasi bergaya di bagian belakang notebook untuk menghembuskan hawa panas, mirip seperti pada mobil sport. Dua kipas dirasa cukup untuk mendinginkan unit notebook. Notebook gaming ini sangat sunyi saat beroperasi, bahkan saat gaming sekalipun. Meskipun sandaran tangan tidak terganggu oleh panas, tapi temperatur CPU mencapai 91°C saat pengujian.

Kabar baiknya adalah tidak ada pengaruh terhadap performa dan VX 15 lolos 3DMark Fire Strike Extreme Stress Test serta mampu bersaing dengan kontestan lainnya. NVIDIA GeForce GTX 1050 Ti memang tidak tergolong tinggi, tapi memadai untuk menjalankan game di seting medium pada resolusi 1080p.

Jangan berharap untuk menjalankan game VR di sini. VX 15 hadir dengan banyak pilihan konektor termasuk port USB 3.1 (Gen 1) Type-C, dua port USB 3.0, satu port USB 2.0, dan satu port HDMI. Keyboard VX 15 nyaman digunakan dengan jarak tekan memadai dan dilengkapi dengan backlight warna tunggal merah yang membantu Anda dalam kondisi cahaya remang.

Namun opsi backlight yang tersedia terbatas, bahkan tidak tersedia opsi untuk mengatur tingkat kecerahan. Sebagai komparasi, Aftershock MX- 15 Elite dan Gigabyte Sabre 15 mendukung kustomisasi RGB tiga zona dan bahkan macrokeyboard.

Tombol klik kiri dan kanan terintegrasi pada trackpad seharusnya bisa memberikan umpan balik lebih tegas karena terkadang terasa terlalu lembut. Untuk layar, panel IPS 1080p agak mengecewakan.

Warna terlihat hambar dan tingkat kecerahannya kurang tinggi meski sudah diseting pada tingkat maksimum. Meski demikian, lapisan matte pada panel layar memberikan kenyamanan tanpa pantulan mengganggu.

LENOVO LEGION Y520 (Harga 11 jutaan)

Y520 merupakan salah satu notebook pertama yang melakukan debutnya di bawah merek gaming Legion milik Lenovo dan hadir dengan ftur yang diharapkan dari sebuah notebook gaming.

Termasuk di antaranya lapisan serupa serat karbon pada penutup, label merah pada keyboard dan bingkai sekeliling trackpad, serta segmen brushed metal di atas keyboard. Secara keseluruhan, desain tersebut terasa berkelas dan di saat yang sama mempertahankan daya tarik khas produk gaming.

Y520 juga tampil sebagai notebook tertipis di artikel ini dengan ketebalan 25,8 mm. Dua speaker Harman ditempatkan di dekat engsel layar dan memproyeksikan suara ke depan dan ke atas. Cara tersebut berbeda dari speaker yang dijejalkan di pinggiran notebook seperti pada Aftershock maupun Gigabyte.

Legion Y520 tetap dingin saat beroperasi dan kami mengukur temperatur CPU dan GPU terendah dibandingkan dengan notebook lainnya di artikel ini. Satu ftur menarik yang disebut Lenovo sebagai Extreme Cooling mampu meningkatkan kecepatan kipas secara instan saat beban kerja tinggi.

Anda bisa mengaktifkannya melalui software Lenovo Nerve Sense atau menggunakan shortcutkeyboard kustom. Suara kipasnya tergolong sunyi, tapi Anda mendapatkan penurunan mendekati 10°C pada temperatur puncak GPU.

Fitur menarik lainnya adalah penggunaan SSD NVMe PCIe Samsung; sebagian besar masih menggunakan media penyimpanan berbasis SATA yang lebih lambat.

Legion Y520 juga hadir dengan modul nirkabel 2×2 dari Intel, sedangkan pesaingnya masih menggunakan konfgurasi 1×1. Keyboard-nya sendiri terasa nyaman saat digunakan mengetik, tidak banyak yang bisa dikeluhkan.

Tapi seperti pada Acer Aspire VX 15, tidak ada cara untuk mengubah warna backlight, Anda mesti puas dengan warna merah. Meski demikian, tombol klik kanan dan kiri di bawah trackpad terkadang agak terasa keras ditekan dan kami lebih menyukai tanpa lapisan glossy.

Terakhir, layar seharusnya bisa lebih ditingkatkan karena warna terlihat hambar dan harus menggunakan seting tingkat kecerahan maksimum untuk pengalaman memadai.

Asus J200TA-CP11P

Netbook Asus yang satu ini dibanderol dengan harga Rp 7 jutaan dan memiliki spesifikasi mumpuni. Perangkat ini merupakan netbook hybrid di mana bagian layarnya dapat dilepas dari keyboard dock dan dapat dioperasikan layaknya sebuah tablet.

Performa dari Asus J200TA ini mengandalkan prosesor quad core dari Intel Atom Z3795 Baytrail yang memiliki kecepatan maksimal 1,6 GHz dan memori RAM berkapasitas 2 GB. Kehadiran prosesor tersebut memastikan bahwa netbook ini dapat digunakan dengan baik untuk aktivitas multitasking.

Dibekali dengan sistem pengolah grafis Intel HD Graphics, netbook ini dapat digunakan untuk memutar video beresolusi HD. Di bagian penyimpanannya, netbook ini dibekali dengan Hard Drive Sata berkapasitas 500 GB dan eMMC berkapasitas 32 GB.

Pihak Asus juga memberikan garansi selama 1 tahun untuk produk terbarunya ini. Untuk interfacenya, netbook ini dibekali dengan port USB 2.0, USB 3.0, dan port micro HDMI.

HP Pavilion 11-n028TU X360

Netbook HP yang mungil ini dibanderol dengan harga Rp 5 jutaan. Layar 11,6 inch di bagian depan dibekali dengan resolusi yang mumpuni 1366 x 768 pixel.

Layar tersebut juga sudah dilengkapi dengan teknologi layar sentuh sehingga penggunaan netbook ini terasa nyaman dalam berbagai model baik dalam mode stand, konvensional, mode tent, atau bahkan mode tablet.

Salah satu yang menarik dari netbook ini adalah layarnya dapat diputar hingga 360 derajat. Selain itu, kualitas audio pada perangkat ini juga sangat mumpuni berkat dukungan dari Beats Audio dan speaker aktifnya.

Untuk keperluan video chat, netbook ini mengusung HP Truevision HD Webcam. Berbekal CPU Intel Celeron N2830 2,16 GHz dan RAM 4 GB, performa netbook ini tentu sudah tidak perlu diragukan lagi.

Lenovo S20-30

Netbook yang satu ini menawarkan performa yang handal tetapi dengan harga terjangkau yaitu sekitar Rp 3 jutaan. Netbook portabel ini hadir dengan bobot yang ringan yaitu hanya 1,2 kg sehingga membuatnya nyaman untuk dibawa bepergian.

Layar netbook ini menawarkan resolusi 1366 x 768 pixel. Untuk mendukung kinerjanya terdapat prosesor Intel Celeron N2830 2,16 GHz dan RAM 2 GB DDR3. Kapasitas penyimpanan yang diberikan sebesar 500 GB. Konektivitas yang disediakan antara lain adalah Bluetooth, HDMI, USB 2.0, dan USB 3.0 serta card reader.

Acer Aspire V3-371-51EV, Harga Bekas 3 Jutaan

Notebook ini memang tidak menyediakan feature melimpah. Namun kinerja yang ditawarkannya mampu memenuhi kebutuhan komputasi sehari-hari. Acer Aspire V3-371-51EV hadir dengan namun mampu memenuhi feature sederhana kebutuhan komputasi modern.

Contohnya adanya aneka port populer seperti HDMI, USB2.0, USB3.0, cardreader dengan dukungan SD/SDHC card, koneksi nirkabel kecepatan tinggi terbaru (yaitu Wi-Fi 802.11 a/b/g/n) serta Bluetooth v4.0.

Hanya saja, menurut kami, ketersediaan port USB tersebut kurang mencukupi mengingat koneksi tersebut sering dibutuhkan pengguna saat akan memakai perangkat tambahan Bersenjatakan prosesor Intel Haswell Core i5-4210U dengan clock standar 1,7 GHz, dari aplikasi AIDA64 Extreme Edition 5.00 terlihat bahwa clock-nya mencapai level 2,4 GHz. Dengan feature Turbo Frequency yang diaktifkan, prosesor ini memang bisa berjalan hingga 2,7 GHz.

Kapasitas RAM sebesar 4 GB pun bisa di-upgrade hingga 16 GB memanfaatkan selot memori yang tersedia. Sementara dari sisi grafi s, Acer hanya mengandalkan chip grafis terintegrasi yaitu HD Graphics 4400.

Chip grafi s ini cukup mampu menjalankan game terkini dengan setting resolusi rendah hingga menengah Notebook ini memiliki ketebalan 1,96 cm dengan bobot 1,49 kg. Ini membuatnya nyaman digunakan, praktis, dan mudah dibawa.

Guna mempercantik tampilannya, Acer menggunakan desain cover alumunium bercorak yang dilengkapi dengan teknologi NIL (Nano Imprint Lithography).

Keunggulan dari teknologi fi nishing permukaan panel logam yang canggih ini mampu membuat notebook lebih dingin dan tahan lama. Berdasarkan benchmark, hasil uji menunjukkan skor yang tinggi. Keunggulan tersebut terlihat saat produk ini dibandingkan dengan Dell Latitude 3440 yang memiliki spesifi kasi mirip.

Terlihat bahwa sekor yang dihasilkan unggul meski tidak terlalu signifi kan. Yang paling terlihat adalah saat produk ini menjalankan proses encoding video dan audio dengan perbedaan waktu pengolahan yang cukup jauh.

SUMBER

Share Is Cool