Menilik Pendapatan Iklan Online

memiliki-pendapatan-iklan-onlineKita tentu sering melihat iklan. Tidak hanya di bus atau papan iklan namun juga di televisi sampai di tiang listrik.

Singkatnya, apa yang dapat dilihat (dan didengar) manusia berpotensi dipasangi iklan, tinggal tergantung regulasi. Saat ini iklan sudah menambah ke dunia Internet dengan sangat cepat. Imbas positifnya, setiap website di Internet sangat mungkin meraih penghasilan dari iklan online. Lalu berapa penghasilan yang dapat diraih ?

Komponen Iklan

komponen-iklanWalaupun perbincangan mengenai iklan online sangat ramai, tetapi jangan lupakan konsep dasar iklan konvensional karena basisnya tetap sama. Tujuan iklan adalah untuk mempromosikan sesuatu, entah barang jasa, atau ide. Iklan dibagi dalam beberapa komponen berikut.

  • Advertiser , yaitu penyedia iklan. Sebagai contoh, perusahaan jamu PT Pahit Nikmat ingin mengenalkan produk jamunya pada khalayak ramai. Maka, PT Pahit Nikmat disebut advertiser.
  • Publisher, yaitu penerbit iklan. Menyambung contoh sebelumnya, PTT Pahit Nikmat menggunakan jasa sebuah stasiun radio untuk menyampaikan iklannya. Dalam hal ini stasiun radio tersebut adalah publisher.
  • Audience atau lebih mudahnya disebut pengguna/ user, yaitu penerima/ target iklan. Kembali pada contoh sebelumnya, produk jamu dari PT Pahit Nikmat yang diiklankan melalui siaran radio akan diterima oleh pendengar siaran tersebut.

keywordHasil ideal yang diharapkan adalah produk bermanfaat bagi user yang membutuhkannya. Advertiser meraih pendapatan dari penjualan produk tersebut, dan publisher menerima pembayaran dari advertiser karena membantu mengiklankan produk tersebut.

Publisher iklan konvensional pada umumnya adalah media populer seperti radio, televisi, atau percetakan surat kabar, majalah, dan lain-lain. Sementara pada ranah online, website pribadi pun dapat menjadi publisher dengan menampilkan iklan online.

Iklan Online

Sejak dotcom booming sekitar setahun 1997-2000, perlahan tapi pasti para advertiser mulai membidik untuk mengiklankan produk mereka di Internet. Ini diawali dengan memperluas usahanya ke dunia Internet. Berbagai perusahaan komersial ramai membuat website dan mengukuhkan diri eksis di Internet, lalu mengiklankan produk mereka dengan berbagai cara seperti mengirimkan e-mail promosi atau memasang banner iklan pada website afiliasinya.

iklan-onlineSaat ini iklan juga dapat ditampilkan pada search engine, aplikasi/ game online, blog dan sebagainya. Ada perbedaan signifikan antara iklan konvensional dan iklan online. Publisher iklan konvensional umunya adalah media tertentu yang dapat menjangkau banyak orang, misalnya surat kabar, radio, majalah, atau jasa tertentu yang menawarkan penyebaran iklan dalam bentuk flyer atau brosur. Jika dihitung, pilihan publisher konvensional jauh lebih sedikit dibandingkan publisher online.

Publisher online sangat bervariasi, terdapat jutaan website dan aplikasi yang berpotensi menjadi publisher, pilih yang mana dan bagaimana caranya?

statistaPada tahun 2000, Google memanfaatkan peluang ini dengan mengeluarkan AdWords yang memecahkan masalah tersebut. Melalui AdWords, advertiser mendaftarkan website-nya dan memasukkan informasi seperti domain website, kata kunci (keyword), dan seterusnya. Sebagai advertiser, Anda hanya membayar pada Google jika ikloan telah bekerja misalnya dengan cara seorang meng-klik atau mengunjungi website Anda. Lalu bagaimana AdWords menampilkan iklan tersebut ?

AdWords akan menampilkan iklan Anda sesuai dengan target user yang ditentukan oleh berbagai faktor seperti keyword dan lokasi. Jadi, bisa dikatakan AdWords merupakan sistem yang bekerja sebagai perantara antara advertiser dan publisher. Iklan dari advertiser dapat muncul pada pencarian search engine Google, website-website yang memasang Google AdSense, berbagai aplikasi mobile, atau website-website dalam jaringan Google seperti Gmail atau Youtube. Dalam hal ini mekanisme periklanan ditangani oleh AdWords.

keywordLalu apa itu Google AdSense yang mungkin sudah sering Anda dengar? AdSense adalah program periklanan yang beroperasi sejak tahun 2003. AdSense membangun kerja sama antara Google dan pemilik website/ blog. Website yang telah mendaftar Google AdSense dan di-approve, dapat memasang unit iklan pada website mereka.

Keuntungan dari hasil klik iklan yang disebut pay per click/ ppc (ataupun metode lainnya) akan dibagikan pada pengguna Google AdSense. Dari sinilah para blogger, pemilik website, termasuk juga para pemilik cahnnel Youtube mendapatkan penghasilan yang bisa jadi sangat besar. Namun, dari keseluruhan sistem ini pendapatan terbesar diraih oleh pihak Google. Sampai saat ini, AdWords menjadi pemasukan terbesar bagi raksasa Internet. Periklanan online menghasilkan keuntungan yang luar biasa, seperti juga yang didapatkan oleh Facebook dengan sistem periklanannya sendiri.

Sebagai catatan, Google AdWords/AdSense bukanlah satu-satunya jaringn periklanan online yang dapat digunakan oleh website Anda. Adapun beberapa alternatif lainnya, antara lain:

iklan-konvensional-media-cetak-dan-televisiPendapatan Iklan Konvensional

Karena terdapat tiga komponen inti dalam dunia iklan (advertiser, publisher, user) maka jika ingin mengetahui pendapatan iklan, kita harus bertanya secara spesifik, pendapatan untuk siapa? Dari alurnya, jelas bahwa pendapatan iklan merujuk pada pendapatan dari pihak publisher. Mengapa? Karena advertiser memilih memasang iklannya pada televisi sebagai publisher maka ia akan membayar kepada stasiun televisi tersebut. User sebagai komponen ketiga juga tidak meraih pendapatan karena merekalah target yang menjadi calon pembeli produk si advertiser.

Berapa pendapatan publisher iklan konvensional? Angkanya tentu relatif namun umumnya publisher telah memasang patokanharga yang jelas. Pada televisi misalnya, harga pemasangan iklan tergantung dari rating program acara, jam penayangan, jenis penyiaran (siaran langsung mematok harga lebih mahal dibandingkan siaran ulang). Angkanya dapat mencapai jutaan untung tayang per 30 detik. Pada tahun 2015, penghasilan iklan televisi terbesar diraih oleh RCTI yang mencapai 9,9 triliun rupiah.

Demikian juga dengan media lainnya seperti radio dan surat kabar. Semuanya memiliki patokan harga sendiri sesuai denganpenempatan dan kriteria lainnya.

Bagaimanapun, kehadiran iklan online terkdang dianggap mengganggu iklan konvesional. Tidak dapat dipungkiri banyak publisher iklan konvensional yang pendapatan iklannya berkurang dari tahun ke tahun dengan semakin pusatnya informasi digital.

newspapers-print-and-online-ad-revenuePendapatan Iklan Online

Salah satu contoh media konvensional yang terkena imbas dunia online adalah surat kabar. Salah satu hasil riset daari Pew Research Center menganalisis data dari 10 tahun dari Newspaper Association of America dan menampilkan grafik perbandingan keuntungan iklan konvensional (print) dan online dari tahun 2004 sampai 2014. Kecenderungannya adalah keuntungan iklan konvensional cederung turun daari tahun ke tahun, sebaliknya keuntungan iklan online cederung naik dari tahun ke tahun.

Di dunia periklanan online, publisher iklan online lebih beragam. Dari perusahaan besar sampai perorangan dapat menjadi publisher. Lalu berapa pendapatan mereka? Mungkin tidak ada yang mengetahui secara tepat kecuali si publisher itu sendiri. Namun, kita dapat mencoba mengira-ngira dengan menggunakan layanan tertentu.

peringkat-menurut-alexaSiteworthtraffic.com/ Siteworth-checker.com

Terdapat beberapa website yang memberikan layanan untuk menghitung estimasi pendapatan iklan online sebuah website. Mungkin kita tidak dapat mengharapkan estimasi ini memilikitingkat akurasi yang sanagat tinggi namun setiaaknya mampu memberikan gambaran kasar traffic dan pendapatannya.

Mari mulai dengan website-website lokal populer di Indonesia. Misalnya detik.com. hampir seluruh user di Internet di Indonesia mengetahui website berita yang satu ini. Estimasi pendapatannya dapat dilihat di www.siteworthtraffic.com/report/detik.com dan www.siteworthchecker.com/detik.com .

Berdasarkan peringkat Alexa (www.alexa.com) sesuai saat artikel ini ditulis, kita dapat membuat sebuah table perbandingan top 10 website-website buatan Indonesia yang menempati peringkat tertinggi beserta estimasi pendapatnnya sebagaimana tertera di bawah. Perhatikan bahwa peringkat lokal (Indonesia) dan global (dunia).

channel-youtube-milelqSekali lagi perlu diingat bahwa faktor-faktor yang digunakan untuk melakukan estimasi pendapatan sangat banyak dan tidak hanya tergantung peringkat Alexa. Faktor lainnya adalah viewl kunjungan halaman dan visitor unik. Cara perhitungan pun bervariasi.

Socialblade.com

Website dan blog bukan satu-satunya sumber pendapatan iklan online. Saat ini Anda pun dapat menghasilkan hal serupa melalui YouTube. Caranya, buat channel YouTube, upload video yang menarik, monetize dan hubungkan dengan account AdSense Anda. Banyak video YouTube terbukti mampu memiliki view sangat tinggi yang berarti pula membesar kemungkinan pemilik video meraih keuntungan dari iklan online.

Terdapat pula layanan untuk memberikan estimasi pendapatan khusus dan informasi lainnya untuk channel Youtube, yaitu www.socialblade.com. Saat artikel ini ditulis, channel Youtube dengan subcriber terbanyak adalah channel PewDiePie (www.youtube.com/PewDiePie) yang dimiliki oleh Felix Kjellberg. Rekor ini telah dipegangnya sejak Agustus 2013. Total jumlah subscriber mencapai 45 juta dengan total view video mencapai 12 miliar lebih.

informasi-ads-nytimes-comEstimasi pendapatan perbulannya berada pada kisaran US$73.9K-1.2M. Ambil estimasi terendah yaitu US$73.9K, pendapatan perbulan channel ini jika dikonversi dengan kurs rupiah sekarang (kurang lebih RP 13.400) maka nilainya mencapai 990 juta rupiah atau hampir 1 miliar/bulan. Untuk sebuah channel Youtube milik perorangan, tentu saja ini nilai yang fantastis.

Mungkin anda berpikir, kalau demikian Anda harus mengumpulkan subsciber sebanyak-banyaknya. Namun, bila jumlah subscriber menjadi patokan besarnya pendapatan maka ini adalah hal yang keliru.

Lihat channel Youtube www.youtube.com//milieq milik perusahaan teknologi MiIeIQ yang membuat aplikasi Automatic Mileage Tracker. Aplikasi ini berguna bagi negara – negara yang menerapkan pajak/jalan seperti di Amerika. Dengan subscriber “hanya” sekitar 1800 dan 10 video, estimasi pendapatan channel ini menurut socialblade.com adalah US$63.9K-1M/ bulan. Walaupun hanya menyediakan sedikit video, salah satu videonya telah dilihat lebih dari 37 juta kali.

Bagaimana dengan channel Indonesia? Anda dapat melihat daftar 100 channel Indonesia dengan subscriber terbanyak di http://socialblade.com/youtube/top/country/id/mostsubscribed.

Saat ini rekor teratas dipegangi oleh channel milik Raditya Dika yang termasuk kategori komedi. Channel ini memiliki sekitar 1,8 juta subscriber dengan estimasi pendapatan US$3.4K-55K/bulan.

peringkat-tertinggi-youtuber-indonesiaSimilarweb.com

Salah satu layanan yang sering menjadi acuan user saat menilai sebuah website adalah similarweb.com. Website ini sebenarnya tidak memberikan estimasi pendapatan iklan namun memberikan informasi traffic website yang rinci namun mudah dipahami karena berbentuk grafik yang auto-generated. Salah satu yang berhubungan dengan iklan adalah bagian Display Advertising.

Contohnya jika Anda ingin mengetahui informasi mengenai website resmi New York Times maka kunjungi www.similarweb.com lalu ketikkan domain www.nytimes.com atau lihat pada URL https://www.similarweb.com#display. Pada laman akan tampil informasi bahwa 0.44% traffic nytimes.com berasal dari iklan. Selain itu, ditunjukkan juga top publisher yang menyumbangkan traffic ke nytimes.com melalui iklan.

Iklan di Aplikasi Mobile

Jika iklan online melalui website sudah dikenal cukup lama maka iklan di Aplikasi mobile masih terhitung seumur jagung dibandingkan website. Namun, seiring dengan perkembangan perangkat mobile yang sangat pesat, aplikasi-aplikasi mobile terus membanjir tidak ada habis-habisnya.

Anda selalu dapat menemukan aplikasi baru di Google Play Store atau Apple App Store. Seorang programmer dapat membuat aplikasi/game online yang dapat di-download gratis namun memasang iklan pada aplikasinya sehingga dapat dapat menghasilkan uang. Terutama jika aplikasi/game tersebut menjadi populer dan banyak digunakan/ dimainkan. Seperti halnya di website dengan Google AdSense dst., di mobile juga terdapat program/layanan serupa, anatara lain Google Admob, Vserv, Tapjoy, InMobi, atau Smaato.

Namun ,tidak semua aplikasi/game online mengandalkan pendapatan dari iklan. Anda dapat membuat aplikasi/game berbayar, ataupun freemium (gratis namun berbayar untuk fitur tertentu seperti membeli item, dan seterusnya). Clash of Slans misalnya, mobile game online jenis freemium ini mampu menghasilkan estimasi pendapatan US$1,240,745 setiap harinya, menurut https://thinkigaming.com/app-sales-data/1/clash-of-clans, Walaupun tidak mengandalkan iklan, namun kita melihat potensi user yang sangat banyak.

Tidak sedikit juga aplikasi/mobile game online yang sukses dengan mengandalkan iklan. Game Flappy Bird yang hanya dibuat dalam beberapa hari oleh developer-nya pernah menghebohkandunia karena mampu menghasilkan US$50K dalam sehari. Contoh lainnya adalah Angry Birds atau Cut the Rope. Fruit Ninja juga dapat menghasilkan sekitar US$400k per bulan dari iklan online.

Jelas bahwa pertumbuhan iklan online membuka kesempatan baru sekaligus kompetisi baru. Perjalanan untuk mendapatkan ribuan dolar dimungkinkan tetapi jelas bukanlah hal yang mudah. Jad, siapkah Anda memulainya?

Sumber : PCMedia

Share Is Cool

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *