Jadi Inspirator Koperasi

JS NEWS – Bergabung dengan Koperasi Makmur Mandiri sejak 1 Juli 2009, menjadikan Sri Mulyani sebagai salah satu karyawan terlama. Manajer KMM Kota Depok ini masih mengingat, ketika dia masuk hanya ada beberapa kantor cabang. Kini hampir di seluruh provinsi di Indonesia ada cabangnya.

Dia juga dipercaya untuk menjadi koordinator wilayah Depok-Bogor pada 2017, memimpin lima cabang, selain Depok, Kota Bogor, Gunung Putri, Cibinong dan Jonggol. Selama dia memimpin, Sri Mulyani mentargetkan pendapatan sebulan minimal Rp90 juta dan setahun Rp1 miliar. Dari jumlah itu, dia memenuhi tekadnya minimal 90 persen dari target yang ditetapkan.

“Alhamdullilah, Cabang Depok juga memberikan SHU terbesar pada anggota sebesar Rp112 juta untuk Januari 2021, dan terbesar di antara lima cabang,” ungkap Sri Mulyani.

Baca Juga : ebook Saat-saat terakhir bersama Soeharto

Perempuan kelahiran Semarang ini mengaku menjalin komunikasi intensif dengan Dinas Koperasi sebagai salah satu caranya sukses membesarkan cabang KMM yang dipimpinnya. Waktu masa awal anggota hanya 426 orang dan koperasi lain sekira seribu orang. Kini anggota mencapai 1.115 orang

Berkat komunikasi itu, alumni manajemen Keuangan STIE Srikubank Semarang ini mengetahui dari koperasi lain bagaimana melayani pedagang atau pelaku UKM, yang di Depok segmen yang potensial. Dia pun gencar mempromosikan program dari KMM untuk pedagang, yaitu Muri, ternyata program efektif mendongkrak anggota, kini 80% anggota adalah pedagang. Sementara di cabang lain adalah orang kantoran.

SUMBER

Share Is Cool