Fri. Apr 19th, 2019

Ericsson Perluas Platform 5G di Indonesia

JS NEWS  Penyedia layanan komunikasi, Ericsson, memperluas platform 5G end-to-enddengan menambahkan perangkat keras dan lunak baru ke portofolio Sistem Radio Ericsson. Hal itu dilakukan untuk meningkatkan kecepatan implementasi jaringan 5G.

Baca juga: Bot AI Gagal Kalahkan Manusia di Turnamen “Dota 2”

“5G memungkinkan latensi rendah, kecepatan dan keandalan yang tinggi. Sehingga menjadikannya salah satu infrastruktur terpenting untuk digitalisasi industri dan mempercepat ambisi pemerintah untuk mewujudkan Making Indonesia 4.0,” ujar Presiden Direktur Ericsson Indonesia Jerry Soper dalam keterangan tertulis, Kamis, 13 September 2018.

Ericsson meluncurkan portofolio RAN Compute, yang dibuat untuk memenuhi kebutuhan penyedia layanan akan fleksibilitas yang lebih besar, dalam penyelenggaraan fungsi perangkat lunak dan keras Radio Access Network (RAN). RAN Compute adalah arsitektur yang memungkinkan penyedia layanan mendistribusikan fungsi RAN secara fleksibel, seperti beamforming dan kontrol radio.

Selain itu, Ericsson meluncurkan perangkat lunak Ericsson Spectrum Sharing baru, yang meningkatkan keserbagunaan Ericsson Radio System untuk implementasi 5G. Teknologi perangkat lunak ini memberikan penyedia layanan (service provider) peluang yang lebih besar untuk mengaktifkan 5G dan mempercepat proses penjangkauan jaringan.

“Solusi yang kami luncurkan hari ini menawarkan sebuah platform 5G yang lebih luas dan bisa beradaptasi dengan baik. Sehingga penyedia layanan mobile akan lebih mudah melakukan implementasi 5G,” kata Jerry.

Ericsson juga membuat solusi transport end-to-end untuk 5G. Dengan fokus pada fungsi transportantara fungsi radio dan core, Ericsson memberikan portfolio transport khusus untuk backhaul dan fronthaul. Solusi transport yang tersedia sejauh ini untuk 4G dan 5G makin banyak digunakan penyedia layanan.

Sumber

Share Is Cool