Aplikasi Eco-Driving yang Dapat Diterapkan di Indonesia

Sudah banyak “green apps” yang bermunculan. Namun apakah semuanya aplikatif bagi masyarakat Indonesia?

JS NEWS – Cara mengemudi untuk menghemat bahan bakar minyak (BBM) atau eco driving bisa diaplikasikan ketika membawa mobil sehari-hari. Sebab, selain untuk menghemat BBM, bisa juga mengurangi risiko terjadinya kecelakaan lalu lintas. Teknik mengemudi eco driving menjadi salah satu perkembangan yang dianggap sebagai pionir berkendara ramah lingkungan.

Eco driving bertujuan meningkatkan efisiensi konsumsi bahan bakar serta berperan mengurangi resiko kecelakaan di jalan raya. Selain efisien, penerapan teknik eco driving juga berkontribusi terhadap program pelestarian lingkungan dengan mengurangi sumbangan gas CO2 terutama oleh kendaraan roda dua sebagai sumber polusi terbesar.

Dua aspek tersebut dikombinasikan yang menciptakan teknik mengemudi yang menghemat waktu dan biaya, aman, serta ramah lingkungan. Dari segala sisi, produsen berinovasi menghadirkan fitur-fitur pendukung berkendara hemat energi atau eco driving. Meski jawaban mutlak eco driving adalah penggunaan energi alternatif seperti hybrid atau listrik, mobil dengan bahan bakar minyak juga disematkan fitur penunjang penghematan.

Fitur yang paling mudah ditemui adalah indikator ”eco” pada penampang speedometer. Saat ini hampir sebagian besar produsen mobil sudah memiliki fitur tersebut. Sebut saja produk kendaraan seperti Toyota Innova, Toyota Yaris maupun Toyota Agya. Bahkan, kini sejumlah produk roda dua melengkapi cluster speedometer-nya dengan indikator eco.

Teknologi dan fitur canggih terus dikembangkan di dunia otomotif, mulai dari teknologi yang sudah disematkan pada mobil Anda hingga aplikasi-aplikasi yang dapat Anda gunakan sebagai pendukung eco driving. Beberapa aplikasi pendukung eco driving tersebut adalah sebagai berikut:

 
1.CarPrint

Aplikasi asal Washington DC ini mengubah pengalaman mengemudi menjadi sebuah game yang aman dimainkan. Pengemudi akan dianggap memenangkan game ketika berhasil mengalahkan peringkat ekonomi bahan bakar kendaraan saat mengemudi di kota dan jalan raya.

Berkendara secara efisien tidak hanya dapat menghemat uang, tetapi mengurangi keausan pada kendaraan dan membuat mengemudi menjadi lebih aman. Bagaimanapun, kunci untuk eco driving adalah memperhatikan gerakan kendaraan lain, sinyal lalu lintas, dan sejenisnya.

2. Carma Carpooling

Diterbitkan oleh Avego, Carma Carpooling adalah sebuah aplikasi verifikasi carpooling ternama di Amerika Serikat dan beberapa negara lain di dunia. Pada dasarnya ini adalah sebuah aplikasi seluler yang membuatnya lebih mudah untuk terhubung dengan tetangga yang mencari tumpangan.

Aplikasi ini tentunya dapat membantu Anda menghemat uang, mengurangi kemacetan perkotaan dan yang paling penting mengurangi emisi karbon. Aplikasi ini tersedia di platform iOS dan Android.

3. D’BOS

Aplikasi yang satu ini adalah karya anak bangsa. Seorang mahasiswa Universitas Gadjah Mada (UGM) Yogyakarta mengembangkan sebuah aplikasi bernama D’BOS. Aplikasi ini dapat menilai perilaku pengemudi sehingga dapat mencegah kecelakaan yang mungkin terjadi.

Dirancang dengan memanfaatkan akselerometer dan GPS pada smartphone, piranti ini memiliki kemampuan untuk mengukur percepatan gaya dan perubahan posisi yang terjadi. D’BOS juga mendukung penggunaan bahan bakar yang efisien melalui fitur perhitungan eco driving.

4. EcoDriver

Sebagai sebuah game, EcoDriver akan menguji kemampuan mengemudi Anda dengan irit dan aman di lingkungan tak berujung secara acak. Game ini menunjukkan kepada Anda keuntungan dari mengemudi dengan aman, ekonomis dan dengan cara yang ramah lingkungan.

Pemain harus menguasai medan yang berbahaya dan situasi lalu lintas yang berbahaya, semuanya sambil menghemat bahan bakar dan menyadari apa yang sedang terjadi. Karena Anda hanya akan maju jika Anda mengemudi dengan efisien

Selain aplikasi pendukung eco driving di atas, teknologi yang tak kalah canggih adalah penggunaan teknologi drive by wire (DBW) yang sudah banyak diaplikasikan di berbagai produk otomotif terutama Toyota.

Mobil berteknologi drive by wire dapat meningkatkan efisiensi penggunaan komponen dan efisien BBM. Dengan ini teknologi dan aplikasi yang telah berkembang saat ini, lebih banyak pengguna teknis dapat melakukan konfigurasi aplikasi untuk memantau kinerja kendaraan dengan lebih cermat, termasuk nilai-nilai spesifik seperti bobot trotoar, tenaga mesin maksimal, jenis transmisi, jumlah roda gigi, dan koefisien kendaraan.

Itulah sebagian kecil dari pengembangan produk aplikasi yang dinilai dapat menunjang keberhasilan berkendara yang ramah lingkungan. Apakah Anda punya ide pengembangan produk yang tak kalah bermanfaat dari aplikasi-aplikasi di atas?

SUMBER

Share Is Cool