PRIVASI ONLINE

JS NEWS Sebuah diary umumnya berbentuk buku tulis, terkadang dilengkapi dengan kunci untuk menjaga kerahasiaanya. Walaupun saat ini sudah jarang yang menggunakan diary demikian, fungsi diary itu sendiri masih tetap berlanjut. Caranya tentu lebih hi-tech. Diary modern bisa jadi berbentuk blog, atau jika tidak ingin dibaca orang lain, diary tersebut dapat ditulis dan disimpan dalam file pada komputer atau smartphone anda. Demi menjaga kerahasiaannya, anda dapat memberikan password bahkan kalau perlu password bertingkat mulai dari proteksi layar komputer, folder, dan file.

Tanpa internet, kemungkinan yang dapat membongkar data rahasia anda hanya terbatas pada orang-orang dilingkungan anda berada. Namun dengan adanya internet, data anda dapat diakses secara online walaupu terkoneksi. Siapa pun diseluruh dunia dapat mengincar file-file yang berada pada layanan Cloud. Tak harus dengan teknik hacking mutakhir, penggunaan password yang lemah sangat berpotensi menyebabknan account seseorang bocor. Bukan itu saja, jika sebuah file rahasia terbongkar, penyebarannya pun akan sangat cepat karena mudah untuk di publikasikan dan didistribusikan

Sejarah internet menunjukkan bahwa telah banyak terjadi kebocoran privasi. Sebagai contoh pada tahun 2009, lebih dari 10.000 account windos live hotmail bocor, dan di-posting melalui website pastebin oleh seorang user anonim.Selain ancaman dari pihak ketiga, ada pula kekhawatiran bahwa data user di internet dapat dimanfaatkan oleh pihak penyedia layanan. Bayangkan semua e-mail, foto, video, dan berbagai tulisan anda di media sosial dan berbagai layanan Cloud tersimpan rapi dalam database serve. Mungkin tanpa disadari, anda dengan suka rela menulis diary melalui aktivitas sehari-hari anda di internet. Contohnya jika anda telah lama aktif di facebook, bukankah aktivitas anda sejak kali pertama aktif di facebook tertera secara kronologis dengan timeline yang lengkap.

Hal tersebut sedikit banyak memicu berkembangan teknoogi tandingan dengan ide bahwa jaringan internet haruslah aman dan menjamin privasi user. Maka muncullah jaringan anonimitas yang diimplementasikan dalam proyek Tor. Dengan Tor, aktivitas user sulit untuk direkam dan dimonitor. Cara menggunakannya pun tidaklah sulit. User cukup menggunakan Tor Browser yang tidak akan menyimpan data sensitif seperti cookie atau history browsing.

Sumber : PC Media Edisi 07/2015 ( Diakses tanggal : 17/09/2015 )

Share Is Cool