Facebook Curi Konte Video dari YouTube

JS NEWS Facebook menggambarkan kepada dunia bahwa mereka berhasil mencapai 8 miliar penonton video per harinya (naik dari 4 miliar perhari pada bulan April).

Tapi perlu diingat, 8 miliar penonto ini sebagian besar diperoleh dengan kecurangan dan pencurian. Pada dasarnya,

jika anda pencipta konten video, Facebook mungkin suah mencuri konten video anda bahkan mencuri pendapatan anda.

Begini cara Facebook mencuri video. Facebook mencuri video populer di Youtube kemudian menaruhnya pada Facebook Video. Setelah pembuat video mengetahiu videonya dicuri akan melaporkan sebagai  pelanggaran, dengan sigap Facebook akan menghapus video tersebut setelah mendapat jutaan penonton.

Lebih lanjut, Facebook menggunakan metode khusus dalam meningkatkan jumlah penonton videonya. Kalau YouTube menghitung jumlah penonton berdasarkan waktu yang dihabiskan pada sebuah video minimal 30 deik, Facebook menghitung jumlah penonton setelah 3 detik bahkan ketika suara pada video dimatikan. Hal ini semakin diperparah dengan diaktifkannya fitur autoplay secara otomatis oleh Facebook. Oleh sebab itu, video-video yang dilewati oleh user saat men-scroll halaman kebawah secara otomatis akan terputar, da terhitung sudah di tonton. Maka, tidak heran jika jumlah penonton sebuah video di Facebook berkali-lipat lebih banyak dibandingkan YouTube.

Selain itu, Facebook juga mengubah algoritma feed berita mereka untuk mendukung video asli Facebook justru bukan video YouTube yang di-embed. Intinya Facebook lebih mengedepankan video miliknya dari pada video yang di-embed ke YouTube.

YouTube memiliki sistem “Content ID” untuk mengidentifikasi koten yang dicuri, dan memberitahu pembuatnya jika konten mereka telah dicuri, dan secara cepat konten tersebut dihapus. Sementara Facebook yang tidak memiliki sistem seperti itu, bukannya langsung menghapus video justru memaksa pembuat video untuk mengisi formulir, dan menunggu video dihapus.

Sumber: PC Media edisi 12/2015 (di akses tanggal: 3 februari 2016)

 

Share Is Cool