JS NEWS – Corsair kini memiliki pilihan mouse gaming terbaru yang bisa jauh lebih fenomenal, dengan tiga pilihan utama yakni Harpoon RGB Wireless, Ironclaw RGB, Dan M65 RGB Elite. Produsen meyakini bahwa ketiga pilihan ini siap memberikan lebih banyak fitur mengesankan, termasuk juga sisi estetika yang benar terasa hegemoninya bagi pengguna.

Dan semua pilihan ini juga bisa memberikan kebutuhan yang pas bagi para gamer, termasuk juga bisa disesuaikan dengan segala tantangan untuk gaming modern di masa depan. Bahkan, salah satu fitur yang ditawarkan pada mouse gaming terbaru Corsair ini memiliki fitur unggulan dalam urusan teknologi, termasuk sisi kenyamanan.

1. Corsair Harpoon RGB Wireless

Hampir semua gamer tahu bahwa seri Corsair Harpoon RGB merupakan perangkat kecil yang bisa memberikan banyak manfaat bagi pengguna. Dan kini, produsen memberikan seri terbaru dengan fitur Wireless, bahkan bisa jauh lebih efektif dimana mereka menyebutnya sebagai Harpoon RGB Wireless. Produsen mengklaim bahwa pilihan mouse gaming terbaru seri Harpoon ini memiliki kinerja yang jauh lebih efektif jika dibandingkan kebanyakan wireless mouse dari merk lain.

Apa yang terbaik dari Harpoon RGB Wireless adalah kehadiran Slipstream Corsair Wireless Technology, yang artinya bahwa perangkat tersebut bisa memberikan latensi sub-1ms ke receiver dan sinyal nirkabel yang lebih kuat dari sebelumnya. Selain itu, seri ini juga memiliki bentuk desain yang kompak dan ringan, termasuk membawa kekuatan DPI maksimum hingga 1000 dan dilengkapi dengan baterai Lithium-Polymer internal yang dapat diisi ulang untuk masa pakai baterai nirkabel hingga 60 jam.

Produsen juga memberikan lebih banyak fitur menyenangkan bagi pengguna, termasuk enam tombol yang sepenuhnya dapat diprogram plus pencahayaan RGB terintegrasi yang dapat dikonfigurasi melalui perangkat lunak iCUE.

Baca Juga : 5 PLATFORM PEMBUAT CHATBOT TERBAIK YANG HARUS DIGUNAKAN SEKARANG

2. Corsair IRONCLAW RGB

Jika kamu memiliki telapak tangan yang besar dan menginginkan perangkat terbaik untuk memudahkan kegiatan navigasi melalui Mouse, kehadiran IRONCLAW RGB bisa memenuhi semua kebutuhan tersebut. Apalagi, mouse gaming terbaru dari Corsair ini pada kenyataannya didesain khusus untuk mereka yang memiliki genggaman tangan dan telapak tangan yang lebih besar.

Disisi lain, ada banyak fitur hebat yang siap disajikan oleh produsen, termasuk kehadiran sensor optik CORSAIR yang canggih, PMW3391 yang dikembangkan bersama dengan pemimpin industri Pixart, dimana pengguna dapat menyesuaikan sensitivitas hingga 18.000 DPI dalam 1 langkah, termasuk juga memiliki keunggulan dalam hal pelacakan yang sangat akurat dan dapat disesuaikan. Disamping itu, seri ini juga hadir dengan pilihan hingga tujuh tombol yang sepenuhnya dapat diprogram, pencahayaan RGB dua zona dinamis, plus penyimpanan profil onboard.

3. Corsair M65 RGB ELITE

Terakhir, dan bisa menjadi salah satu yang terbaik untuk urusan mouse gaming dari Corsair adalah M65 RGB ELITE. Seri M65 itu sendiri merupakan salah satu legenda yang biasa disajikan oleh produsen populer ini. Tentu karena ada banyak fitur hebat dengan nilai estetika yang benar-benar terasa mewah dan sangat berkelas bagi pengguna.

Dan kini kehadiran M65 RGB ELITE bisa menyempurnakan dari seri sebelumnya, dimana menurut produsen, pilihan tersebut kini hadir dengan sajian yang jauh lebih hebat, mulai dari aspek desain maupun fitur unggulan. M65 RGB ELITE kini dilengkapi dengan sensor optik 18.000 DPI dengan sensitivitas yang dapat disesuaikan dalam peningkatan 1 DPI.

Disamping itu, seri tersebut juga memiliki bobot yang lebih ringan, plus kehadiran kluster tombol samping yang didesain ulang dengan tombol sniper yang praktis secara instan mengurangi sensitivitas pencahayaan RGB dinamis dua zona. Ini tentu bisa memberikan banyak manfaat jitu bagi penggemar. Ada total 9 tombol yang diprogram, termasuk kehadiran 50 juta switch Omron pengenal klik dan penyimpanan profil onboard  merupakan hal terbaik yang bisa didapatkan para gamer melalui mouse gaming terbaru dari Corsair ini.

Nah, Corsair mengatakan bahwa semua pilihan ini sudah tersedia secara global, meskipun harga yang disajikan belum terlihat secara pasti, khususnya di negara kita. Hanya saja, semua pilihan ini benar-benar memberikan banyak nilai berarti bagi gamer, termasuk juga menawarkan beragam fitur untuk pengguna untuk memenuhi kebutuhan ideal mereka.

SUMBER : MURDOCKCRUZ

JS NEWS – Jaman sekarang, teknologi memungkinkan kita untuk membuat hampir semuanya serba otomatis.

Mulai dari kebutuhan marketing, bisnis dan penjualan, kebutuhan sehari-hari untuk menunjang produktivitas, networking, dan sebagainya.

Bagi para pengusaha yang kini mulai menyentuh ranah teknologi informasi, pasar internet yang begitu besar dan berbagai platform yang ada di dalamnya membuat setiap pengusaha dapat mencakup lebih banyak pelanggan tanpa mengeluarkan biaya dan tenaga ekstra.

Misalnya, untuk kepentingan mencakup calon pelanggan, kita bisa menggunakan media sosial yang sudah terkenal seperti Facebook maupun Instagram.

Di Facebook, misalnya lagi, kita bisa membuat berbagai hal serba otomatis tanpa harus mengeluarkan tenaga ekstra.

Contoh yang paling nyata dalam hal ini adalah menggunakan chatbot untuk kemudian diintegrasikan dengan Facebook Messenger.

Bagi Anda yang aktif menggunakan Facebook sebagai media promosional, Anda sebaiknya menggunakan chatbot untuk mengotomatisasikan pesan dan memberikan opsi bermanfaat bagi setiap audiens yang ingin berinteraksi di halaman Facebook bisnis Anda.

Hal ini akan sangat berguna bagi pemilik bisnis dengan skala kecil atau besar, blogger, hingga influencer.

Baca Juga : MENGENAL APA ITU ‘CHATTERBOT’

Nah, agar bisa mulai menggunakan chatbot, Anda harus tahu platform pembuat chatbot terbaik apa saja yang saya rekomendasikan di artikel ini.

Jadi, apa saja platform pembuat chatbot terbaik? Simak, yuk!

ChatBot

Salah satu platform pembuat chatbot terbaik adalah ChatBot. Dengan menggunakan nama ‘ChatBot’ sudah dipastikan bahwa platform yang satu ini secara khusus dan fokus berupaya memberikan solusi dalam pembuatan chatbot yang multifungsi.

Terbukti, chatbot yang bisa kita buat melaluinya tidak hanya bisa diintegrasikan dengan Facebook Messenger tetapi juga bisa di Slack dan platform chat lain semacam LiveChat, Skype bahkan Youtube dan Twitter.

Yang paling menarik, kita semua bisa membuat chatbot dengan mudah tanpa membutuhkan kemampuan coding secara khusus yang pastinya ribet. Tertarik? Gunakan sekarang!

Chatfuel

Secara khusus, di beberapa akun media sosial bisnis yang saya kelola, saya menggunakan Chatfuel untuk membantu saya berinteraksi dengan pengikut.

Chatfuel sangat saya rekomendasikan karena selain mudah digunakan, Chatfuel juga gratis. Tentu, untuk menggunakan berbagai fitur ekstra, Chatfuel juga menyediakan paket berbayar yang untungnya masih terjangkau, tentu sesuai kebutuhan.

Selain itu, Chatfuel juga bisa membantu siapa saja untuk menyediakan opsi yang kompleks untuk membantu pelanggan mencari tahu apa yang ia butuhkan hingga akhirnya membeli produk atau berlangganan pada layanan yang kita jual.

Octane AI

Octane AI dikenal sebagai platform pembuat chatbot yang sangat intuitif dan proses pembuatan chatbot di dalamnya tidak membutuhkan keterampilan coding sama sekali.

Yang paling menartik dari Octane AI adalah tersedia berbagai template/preset chatbot untuk berbagai keperluan yang bisa dimodifikasi sesuai kebutuhan.

Sehingga, dalam membuat chatbot, Anda tidak harus membuatnya dari awal. Octane AI juga tersedia secara gratis dengan banyak fitur, namun untuk fitur tambahan yang sangat penting, harganya cukup mahal untuk bisnis kecil.

Engati

Tanpa programming atau pun keahlian coding sama sekali, Engati memungkinkan semua orang untuk membuat chatbot hanya dalam hitungan menit.

Chatbot yang dibuat melalui Engati bisa diintegrasikan dengan berbagai media sosial atau pun platform chatting seperti Facebook Messenger, kik, Telegram, LINE, Viber, Skype, Slack bahkan website atau blog.

Menariknya, Anda juga dapat melatih chatbot Anda agar lebih interaktif dan intuitif dalam memberikan layanan kepada pelanggan Anda.

Hanya saja, versi gratis hanya memungkinkan Anda untuk berinteraksi 1000 kali ke pelanggan Anda. Lebih dari itu, Anda harus berlangganan paket premium Engati.

Namun, untuk pemula dan demi memahami kegunaan utama chatbot dalam bisnis online, salah satu platform pembuat chatbot terbaik Engati wajib Anda gunakan dan bereksperimen dengan mengintegrasikannya di bisnis online Anda.

Crisp

Crisp memungkinkan siapa saja untuk berinteraksi dengan audiens/pelanggan secara otomatis menggunakan algoritma machine learning.

Crisp menyajikan user interface yang baik sehingga mudah untuk digunakan oleh pemula sekalipun.

Semua yang ada di dalamnya sangat sederhana dan mudah untuk dinavigasi. Oleh karena itu, membuat chatbot bisa dengan cepat dan mudah dilakukan.

Itulah 5 platform pembuat chatbot terbaik yang sangat saya rekomendasikan. Anda bisa memanfaatkannya dengan gratis dan mulai membuat chatbot sendiri di lintas platform yang Anda miliki untuk mengembangkan bisnis, audiens blog, dan sebagainya.

Adakah platform pembuat chatbot lainnya yang Anda rekomendasikan? Silakan bagikan rekomendasi Anda lewat kolom komentar. Semoga bermanfaat!

SUMBER : SENI BERPIKIR


JS NEWS – Masih bingung cari PSU handal di bawah 600 ribuan? Jangan khawatir, beberapa pilihan kami dibawah ini bisa sangat layak untuk dipertimbangkan, terlebih lagi dari potensi kinerja yang ditawarkan oleh sajian PSU tersebut bisa benar-benar menyenangkan bagi kamu untuk waktu yang cukup lama.

Dan terkadang, kita gak selalu harus memiliki PSU mewah dengan harga selangit, apalagi jika pada dasarnya kamu memiliki (atau berencana) untuk menghadirkan sebuah Rig PC sederhana yang membutuhkan daya kecil.

BACA JUGA : MAINFRAME BARU IBM MAMPU ENKRIPSI SEMUA DATA

Untuk itulah, kehadiran PSU Handal di bawah 600 ribuan bisa menjadi kunci utama untuk pergi. Nah, untuk lebih lengkapnya mengenai pilihan tersebut, kamu bisa melihatnya dibawah ini.

1. EVGA 400 N1

Spesifikasi inti :

  • Type : ATX
  • Wattage : 400W
  • Modular : No
  • Efficiency : 75% typical
  • Pci-express 6+2-pin connectors : 1
  • Pci-express 6-pin connectors : 1

Pilihan pertama yang memiliki potensi kinerja paling bandel dan awet, bahkan sudah dikenal oleh banyak kalangan di seluruh dunia adalah EVGA dengan seri 400 N1. Seri ini mungkin memiliki kapasitas Watt kecil, namun PSU tersebut masih sanggup menanggung segala beban kelistrikan daya dengan nilai yang jauh lebih stabil.

Apalagi, PSU tersebut juga memiliki sertifikasi 80+ yang bisa memberikan tingkat efisiensi daya jauh lebih efektif hingga 75% lebih, Single +12 Raill dan garansi yang cukup panjang hingga 2 tahun. Disisi lain, sajian sistem Fan juga bisa memberikan kepastian untuk suasana yang tenang, meskipun dalam beban kerja tinggi.

2. Corsair VS450

Spesifikasi inti :

  • Type : ATX
  • Wattage : 450W
  • Modular : No
  • Efficiency certification : 80+
  • Pci-express 6+2-pin connectors : 2
  • Harga : Rp 579.000 (Beli)

Pilihan hebat lainnya datang dari Corsair dengan seri VS450, dimana ini tentu akan memberikan jaminan yang berharga untuk semua urusan pasokan daya hingga waktu yang sangat lama pada berbagai komponen PC. Terlebih lagi, produsen benar-benar memastikan bahwa seri VS450 ini bisa memberikan daya listrik 450 Watt sepenuhnya.

Produsen juga memberikan pilihan handal untuk setiap komponen yang disajikan pada PSU ini, termasuk kehadiran sirkuit perlindungan daya, sebuah rel tunggal + 12V yang berdedikasi, fitur Fan yang hebat dengan tingkat kebisingan rendah plus efisiensi tinggi, dan tentu saja harga yang ditawarkannya pun cukup bersahabat.

3. Cooler Master MWE 450W

Spesifikasi inti :

  • Color : Black
  • Type : ATX
  • Wattage : 450W
  • Modular : No
  • Efficiency certification : 80+
  • Pci-express 6+2-pin connectors : 2
  • Harga : Rp 578.000 (Beli)

Cooler Master juga membawa pilihan yang menarik dalam urusan PSU handal dibawah 600 ribuan, apalagi mereka memiliki sesuatu yang hebat untuk ditawarkan, yakni MWE 450W.

Produsen mengatakan bahwa seri ini memiliki tiga keunggulan yang bisa disajikan kepada konsumen, yakni Daya tahan yang benar-benar handal, Sistem pendinginan yang tenang dan tahan lama, perlindungan standar penuh (OVP / SCP / OPP) plus built-in Over Temperature Protection (OTP). Fitur ini tentu akan meminimalkan risiko kerusakan pada sistem jika terjadinya pemadaman listrik secara tiba-tiba.

4. Deepcool DN500

Spesifikasi inti :

  • Type : ATX
  • Wattage : 500W
  • Modular : No
  • Efficiency certification : 80+
  • Pci-express 6+2-pin connectors : 1
  • Harga : Rp 540.000 (Beli)

DeepCool juga memiliki produk handal untuk urusan PSU dengan budget terbatas, salah satunya adalah seri DN500. Produsen mengklaim bahwa seri ini memiliki efisiensi listrik hingga 80% dan dirancang untuk mengkonsumsi daya kurang dari 1W selama off-mode, yang memenuhi standar ErP (Effective Radiated Power).

Kinerja yang disajikan pada PSU ini juga cukup luar biasa dan sangat stabil, sehingga bisa menjadikannya salah satu pilihan ideal untuk penggunaan pada PC kasual.

5. 1STPLAYER DK 5.0 500W

Spesifikasi inti :

  • Type : ATX
  • Wattage : 500W
  • Modular : No
  • Efficiency certification : 80+ Bronze
  • Pci-express 6+2-pin connectors : 2
  • Harga : Rp 550.000 (Beli)

1STPLAYER juga memiliki pilihan PSU handal dengan nilai harga yang terjangkau, yakni seri DK 5.0 500W.

Hal terbaik dari seri ini selain nilai harga yang sangat murah, produsen juga memberikan banyak fitur hebat, termasuk sertifikat 80+ Bronze yang bisa memberikan tingkat efisiensi hingga 87%, dual PCB dan dilengkapi dengan +12V output single-Circuit yang bisa memberikan kapasitas jauh lebih besar hingga 90% dari total daya.

6. FSP Hexa+ 500W

Spesifikasi inti :

  • Type : ATX
  • Wattage : 500W
  • Modular : No
  • Efficiency certification : 80+
  • Pci-express 6+2-pin connectors : 2
  • Harga : Rp 550.000 (Beli)

Pilihan hebat lainnya datang dari FSP dengan seri Hexa+ 500W, dimana ini bisa menyajikan kapasitas daya yang sedikit lebih besar dan cocok untuk pembangun Rig PC kasual yang memerlukan daya extra, meski masih terbatas hingga 500W.

Hanya saja, produsen memberikan banyak fitur hebat, termasuk kehadiran Fan 120mm yang tahan lama dan mampu memberikan pendinginan yang superior. Disisi lain, seri ini juga menyediakan banyak pilihan konektor, sehingga kamu tidak perlu membeli perangkat terpisah.

7. GameMax GP-450

Spesifikasi inti :

  • Type : ATX
  • Wattage : 450W
  • Modular : No
  • Efficiency certification : 80+ Bronze
  • Pci-express 6+2-pin connectors : 1
  • Harga : Rp 405.000 (Beli)

Terakhir, dimana ini bisa menjadi pilihan termurah namun masih hadir dengan sajian potensi kinerja hebat adalah GameMax GP-450. Seri ini bahkan cukup populer untuk kalangan budget gamer namun masih memberikan performa handal untuk segala kebutuhan daya rig PC kasual, terlebih lagi seri ini sudah hadir dengan sertifikat 80+ Bronze yang bisa memberikan tingkat efisiensi daya hingga 85% lebih.

Selain itu, pilihan konektor yang tersedia juga cukup lengkap, plus kehadiran satu rel + 12V untuk konsumsi daya CPU / GPU yang ekstrim.

SUMBER

JS NEWS – Bila Anda sebelumnya familiar dengan Windows Movie Maker sebagai video editor gratis bawaan Windows, maka sudah saatnya Anda mengucapkan selamat tinggal padanya.

Setelah hampir dua dekade aktif mengisi berbagai versi Windows, akhirnya pihak Microsoft memutuskan untuk memensiunkan software video editor gratis ini di tahun 2017.

Banyak di antara kita yang kehilangan tentunya, tetapi mungkin sudah banyak yang meninggalkannya dan beralih ke software video editor yang lebih canggih lagi.

Bagi Anda yang sedang mencari alternatif Windows Movie Maker, ada banyak sekali software video editor gratis di luar sana yang bisa Anda gunakan di perangkat Windows Anda. Berikut 5 software video editor gratis terbaik untuk Windows yang bisa segera Anda gunakan :

BACA JUGA : AISEESOFT FREE AVI PLAYER FOR WINDOWS 6.6.6

5 Software Video Editor Gratis Terbaik untuk Windows

1. Ezvid

ezvid video editing

Ezvid lebih terkenal sebagai screen capture ketimbang sebuah software video editor, tetapi fitur-fitur yang terdapat di dalamnya bisa digunakan pula untuk keperluan video editing.

Terdapat juga fitur untuk merekam audio untuk membuat proses editing Anda menjadi lebih kompleks. Atau bila Anda tertarik untuk menambahkan beberapa efek ke dalam video Anda, Ezvid juga menyediakan beberapa efek untuk mempercantik video Anda.

2. Shotcut

Shotcut video editing

Shotcut merupakan sebuah software video editing gratis dan open-source untuk Windows dan bisa juga digunakan untuk platform Mac dan bahkan Linux.

Karena software ini menggunakan codec yang sifatnya independen, Anda bisa menggunakan file yang dihasilkannya di lintas platform atau OS.

Fitur-fitur yang tersedia di dalam Shotcut meliputi trimming yang cukup sederhana, cutting video, copy-paste, menggunakan Fitur mute, hide dan locking, dan riwayat undo serta redo. Dilengkapi juga dengan berbagai kombinasi keyboard shortcut sehingga akan mempercepat alur kerja Anda.

3. Story

Story video Editor

Story Banyak di antara kita yang masih kurang memaksimalkan penggunaan Windows Store an sering kali mengabaikannya. Padahal, ada sejumlah software video editor gratis yang bisa kita coba di Windows Store.

Hanya saja memang, kebanyakan aplikasi yang terdapat di Windows Store memiliki tampilan UI yang kurang bagus, kurang stabil, dan mengandung terlalu banyak iklan.

Namun, Story bisa dibilang berbeda dibandingkan kebanyakan aplikasi di Windows Store. Dengan video editor yang satu ini, kita bisa membuat film dari beberapa foto maupun video dengan tambahan musik pilihan.

Fitur yang tersedia di Story sebenarnya mirip-mirip dengan Google Photos yang terdapat di iOS maupun Android.

Kita hanya perlu mengimpor foto atau video ke dalam Story dan menambahkan musik pilihan yang kita sukai, kemudian edit sedikit sesuai keinginan dan ekspor menjadi sebuah file video.

4. Animotica

Animotica video editing

Animotica Aplikasi video editing Animotica juga bisa didownload gratis dari Windows Store dan sangat cocok digunakan di PC Windows Anda.

Video dan foto Anda bisa diedit bersamaan dengan sentuhan efek transisi dan beragam efek visual lainnya. Warna juga bisa disesuaikan, juga efek percepat dengan perlambat frame.

5. Filmora Video Editor

Filmora Video Editor Dalam daftar ini, Filmora Video Editor merupakan satu-satunya software video editing yang berbayar, namun Anda tetap dapat mencobanya gratis dengan skema Free Trial.

Software ini menawarkan fitur yang lengkap dibandingkan yang lainnya. Penggunaannya pun sangat mudah.

Anda dapat menyesuaikan material video dengan timeline dan memudahkan penempatan gambar serta audio ke dalamnya.

Filmora Video Editor cocok digunakan oleh pemula maupun mereka yang sudah biasa mengedit video, karena memang fiturnya yang sangat lengkap dan mudah untuk digunakan.

SUMBER


t

JS NEWS-Sony baru merilis sebuah kamera mirrorless anyar yang dibuat untuk para YouTuber, atau lebih spesifik lagi, vlogger. Apa fitur andalan kamera bernama a6400 itu?

Sony a6400 dilengkapi dengan layar sentuh yang bisa diputar 180 derajat sehingga mengarah ke depan kamera. Alhasil, para vlogger bisa dengan mudah melihat preview video sembari melakukan perekaman.

Fitur ini sebelumnya sudah banyak ditemukan di kamera point and shoot dan sejumlah DSLR. Dan tentunya ini adalah hal penting bagi vlogger yang ingin menggunakan mirrorless Sony sebagai senjatanya.

Namun selain layar yang bisa diputar, perubahan a6400 dibanding pendahulunya terbilang tak signifikan, demikian dikutip dari The Verge, Rabu (16/1/2019).

Baca juga:  YOUTUBE BIKIN FITUR GESTUR SEMUDAH ‘STORIES’ DI INSTAGRAM

Seperti pendahulunya, a6400 menggunakan sistem autofokus hybrid, yang juga dipakai di seri atasnya seperti A7 III. Sistem autofokus ini diklaim mempunyai kecepatan autofokus tercepat, yaitu 0,02 detik, sedikit lebih kencang dibanding kecepatan di Sony seri A sebelumnya yang hanya 0,05 detik.

Keberadaan 524 titik autofokus — baik contrast maupun phase detection — di kamera ini juga membantu kecepatan autofokusnya ke sebuah objek. Lalu ada juga sistem Eye AF, yang menggunakan penginderaan komputer untuk mengidentifikasi manusia dan memasang titik fokus pada mata manusia.

Spesifikasi lainnya terbilang sama dengan pendahulunya. Sensor APS-C Exmor CMOS 24,2 megapixel yang dipasangkan dengan prosesor gambar Bionz X. Kamera ini juga dilengkapi dengan hot shoe serta input mikrofon, dan kemampuan perekaman video 4K di frame rate 24 atau 30 fps.

a6400 juga bisa memotret dengan kecepatan 11 fps dengan shutter mekanik, atau 8 fps dalam mode pemotretan sunyi dan continous AF/AE tracking. Perekaman videonya sendiri mendukung profil S-log2 dan S-log3.

Soal ISO, rentang yang bisa dicapai oleh a6400 lebih tinggi ketimbang a6300 dan a6500. Yaitu 32.000 yang bisa ditingkatkan sampai 102.400. Pendahulunya hanya mempunyai ISO maksimal 25.600 yang bisa ditingkatkan sampai 51.200.

Harga bodi 16400 adalah USD 900, atau bisa juga dibeli bersama lensa 16-50mm f/3.5-5.6 dengan harga USD 1000. Atau ada juga paket dengan lensa yang lebih mahal, yaitu 18-135mm f/3.5-5.6 dengan harga USD 1300.

SUMBER : DETIK


JS NEWS- Produsen smartphone Huawei resmi mengenalkan ponsel pintar terbaru Huawei Y7 Pro 2019 di Indonesia, Sabtu, 12 Januari 2019. Smartphone tersebut membawa take line “bigger display, bigger camera, bigger batery”.

“Produk ini membawa begitu banyak DNA dari fitur smartphone kelas premium. Layar 6,26 inci, nocth bentuk tetesan air, bezel lebih sempit dan layar lebih luas 86 persen dari generasi sebelumnya,” ujar Product Marketing Manager Huawei Indonesia Advant Jose, di Wayang Bistro, Kota Kasablanka, Jakarta Selatan, Sabtu, 12 Januari 2018.

Jose melanjutkan bahwa bagian bawah Huawei Y7 Pro 2019 terlihat simetris begitu pula bagian depan yang membuat daya genggaman lebih baik. Huawei juga menyematkan gradien color dengan keramik di bagian belakang bodi. Di Indonesia tersedia dengan dua varian warna, yaitu Aurora Blue dan Midnight Black.

Dari segi desain Huawei menyematkan desain ponsel pintar flagship-nya, seri P dan Mate. “Y artinya young. Warna Aurora Blu mendefinikan anak muda yang colorfull, semangat, ceria, dan dinamis. Sedangkan Midnight Black pas untuk anak muda yang introfert dengan jiwa yang menantang atau pemberani,” kata Jose.

Baca juga: REVIEW VIVO Y93

Huawei memasang dual kamera utama dengan sensor 13 plus 2 megapiksel dengan besaran aperture f/1.8 yang biasa dimiliki smartphone kelas premium. Aperterure yang dipasang pasa Huawei Y7 2019 membuat cahaya yang masuk lebih banyak ketika mengambil gambar dan mengurangi noise, serta autofocul yang bekerja lebih baik.

Sementara kamera depannya dipasang sensor 8 megapiksel dengan fitur AI Make Up yang bisa digunakan para kaum hawa untuk melakukan selfie. “AI dapat mengenal berbagai skenario gambar, dan membuat konten yang terlihat profesional,” tutur Jose.

Kamera tersebut dilengkapi dengan beragam fitur seperti, Smart Backlight Photo, membuat wajah terang dan background tetap muncul meskipun terkena sinar matahari. Smart Lowliht Photo mengambil gambar dalam kondisi gelap. Serta Portrait untuk membantu tingkat kedalaman gambar. Untuk berswafoto terdapat fitur Hand Geture Photo. Fitur ini digunakan untuk membantu menangkap swafoto lebih mudah dengan menggeser atau melambaikan tangan.

Untuk kapasitas baterai, Huawei membekali dengan daya sebesar 4.000 mAh. “Hal yang penting di zaman sekarang adalah baterai. Daya yang tahan lama bisa membuat kita lebih produktif. Huawei Y7 2019 bisa diisi penuh dalam waktu 2,5 jam. Saat full, baterai bisa bertahan 2 hari dalam pemakaian normal,” ujar Jose.

Ponsel pintar itu dipersenjatai dengan chipset besutam Qualcomm Snapdragon 450. Chipset tersebut didampingi dengan kapasitas RAM 3 gigabita (GB) dan memori internal 32 GB yang bisa diperluas dengan microSD sebesar 512 GB. Jose menjelaskan bahwa untuk harga akan dirilis pada 17 Januari 2019 sekaligus pra-register pukul 17.00 WIB. Akan mulai tersedia pada 25 Januari 2019 pukul 11.00 WIB.

SUMBER : Tempo

JS NEWS – Ketika pertama kali mencicipi Rage in Peace dalam acara PopCon Asia 2016, saya langsung tahu bawa game ini akan menjadi sebuah game yang spesial. Saya tentu tidak bisa memperkirakan akan sesukses apa Rage in Peace secara finansial karena saya tak punya ilmu tentang itu. Akan tetapi saya amat yakin, Rolling Glory Jam punya potensi menciptakan sesuatu yang lain daripada developer Indonesia pada umumnya.

Keyakinan itu adalah sesuatu yang agak sulit untuk dijelaskan secara spesifik. Mungkin karena sejak awal, Rolling Glory Jam telah menunjukkan vertical slice yang sangat terpoles baik, bukan hanya prototipe tapi sudah berwujud sepotong game dengan standar kualitas ritel. Mungkin karena begitu menggenggam gamepad, hanya butuh waktu beberapa detik untuk saya merasa bahwa ini adalah game yang “feels good to play”. Atau mungkin semua itu hanya firasat saja, entahlah.

Satu hal yang pasti, saya punya ekspektasi tinggi terhadap Rage in Peace. Malah mungkin tingginya sudah sampai kadar agak tidak sehat. Saya sudah ngefans dengan game ini bahkan sebelum saya tahu apakah game ini betulan bakal rilis atau tidak. Lebih parah lagi, para developernya berkata pada saya bahwa mereka ingin game ini bukan jadi platformer biasa. Berlawanan dengan konsensus umum bahwa daya tarik utama platformer adalah gameplay, Rolling Glory Jam justru ingin Rage in Peace punya kekuatan utama di cerita. Ekspektasi saya semakin meroket.

Saya berharap banyak pada Rage in Peace, tapi sekaligus juga skeptis. Sebagus-bagusnya cerita buatan mereka, saya tidak yakin Rolling Glory Jam bisa menyajikan sesuatu selevel game yang dari awal memang dirancang untuk narrative-drivenFeeling saya mengatakan bahwa Rage in Peace akan menjadi game yang bagus, berkualitas di atas rata-rata, namun kemungkinan masih jauh untuk masuk dalam jajaran masterpiece atau platformer legendaris.

Terima kasih, Rolling Glory Jam, karena telah membuktikan bahwa saya salah.

Damai dalam amarah

Rage in Peace adalah sebuah side-scrolling platformer yang diciptakan oleh studio game asal Bandung, Rolling Glory Jam, dan diterbitkan oleh Toge Productions. Dalam game ini, Anda berperan sebagai Timmy Malinu, seorang pemuda berkepala marshmallow yang punya sebuah impian sederhana. Ia ingin mati dalam keadaan damai, di atas kasur, sambil memakai piyama dan tanpa drama.

Suatu hari, tiba-tiba Timmy didatangi oleh malaikat pencabut nyawa alias Grim Reaper. Tanpa peringatan, Grim Reaper berkata bahwa giliran mati bagi Timmy telah tiba. Tapi Grim Reaper sedang berbaik hati. Ia mengizinkan Timmy untuk berusaha mewujudkan paling tidak satu impian terakhirnya. Maka dimulailah perjalanan Timmy menuju rumah dengan selamat, sebelum akhirnya ajal benar-benar menjemput.

Apa side-scrolling platformer paling sederhana yang pernah Anda mainkan? Mungkin Anda akan menjawab pertanyaan ini dengan Super Mario Bros. versi NES. Nah, Rage in Peace bahkan lebih sederhana lagi dari itu, setidaknya dari segi sistem kontrol. Game ini hanya memiliki satu tombol aksi, yaitu untuk melompat. Ya, benar-benar hanya satu. Setidaknya di Super Mario Bros. kita masih bisa menembakkan bola-bola api, atau melakukan sprint. Sementara Timmy, jangankan menembak. Jongkok saja dia tidak bisa.

Baca Juga : FINAL FANTASY DIGITAL CARD GAME HADIR DI SMARTPHONE

Sistem kendali begitu sederhana, bukan berarti game ini lantas gampang. Justru kebalikannya. Rage in Peace adalah game yang sangat sulit. Dalam perjalanan menuju rumah, Timmy harus menghindari aneka rupa marabahaya. Setiap jebakan dan musuh di game ini dirancang untuk muncul tiba-tiba, di tempat-tempat tak terduga. Jadi Anda akan sering, sangat sangat sering mati.

Untuk menyelesaikan stage, Anda harus berkonsentrasi, menghapal lokasi serta timing jebakan-jebakan yang ada, kemudian mengendalikan Timmy agar dapat menghindar dengan cekatan. Jadi Rage in Peace merupakan kombinasi antara tantangan otak dan tantangan jari. Tapi jangan khawatir bila Anda sering mati. Di sini tidak ada game over, juga tidak ada penalti apa pun meski Anda harus mengulang stage hingga ratusan kali.

Untungnya lagi, Rage in Peace juga menyediakan sangat banyak checkpoint, sehingga Anda tidak perlu takut mengulang terlalu jauh ketika gagal. Game ini memang susah, tapi tantangan yang diberikan tak pernah terasa tidak adil. Ada keseimbangan yang pas antara kesulitan dengan fasilitas bantuan yang disediakan, jadi pemain tidak akan sampai merasa frustrasi. Paling-paling lelah saja setelah memaksa otak bekerja keras untuk menyelesaikan beberapa stage berturut-turut.

Di awal-awal mungkin Anda akan merasa geregetan melihat Timmy mati berulang kali. Tapi setelah angka kematian itu mencapai tiga digit, kemungkinan Anda sudah tidak peduli lagi. Di titik itu, Anda akan merasa game ini berubah, dari sekadar “platformer susah” menjadi semacam media meditasi di mana seluruh pikiran Anda hanya fokus pada satu hal: memorisasi. Setelah berhasil melewati fase rage, Anda akan masuk ke kondisi mental peace. Anda menerima kesulitan sebagai suatu keniscayaan, kemudian pikiran Anda tenggelam ke dalam dunia kecil namun imersif yang dihiasi warna-warna senja, alunan musik post-rock, serta mungkin, aroma kopi.

Rebirth, Reminisce, Redemption

Rage in Peace memiliki cerita yang terdiri dari enam babak (Act). Saya sungguh berharap bisa menceritakan semuanya, kemudian meyakinkan Anda untuk tidak ragu-ragu membeli game ini. Tapi itu berarti saya harus menyebarkan dosa besar yang bernama spoiler. Paling banter, saya setidaknya bisa bercerita bahwa semua hal yang saya katakan tentang Rage in Peace sejauh ini hanya berlaku hingga Act 3.

Mulai Act 4 ke belakang, lupakan semua yang Anda ketahui tentang Rage in Peace. Lupakan semua bayangan Anda tentang platformer normal, karena Rage in Peace adalah game yang sama sekali tidak normal. Seperti menonton anime Food Wars: Shokugeki no Soma, pada awalnya Anda akan mengira sang koki sedang memasak nasi goreng, tapi begitu sampai di akhir ternyata hasilnya adalah pizza.

Ketika Rolling Glory Jam berkata bahwa mereka ingin narasi jadi unsur terkuat Rage in Peace, mereka sama sekali tidak main-main. Ini bukan “platformer yang punya cerita”. Ini adalah “cerita yang kebetulan punya platformer”. Semua mekanisme gameplay dalam Rage in Peace dirancang untuk menyampaikan suatu narasi, bahkan sampai ke hal-hal yang kecil. Hal-hal sepele, tapi mengandung nuansa serta simbolisme berkaitan dengan cerita yang sedang Anda alami. Yang, tentu saja, satu pun tidak bisa saya ceritakan kecuali dengan kata-kata ambigu seperti ini.

Saya tidak bisa memberi tahu Anda isi cerita Rage in Peace, tapi saya bisa memberi tahu bahwa game ini mengingatkan saya akan banyak hal. Banyak sekali hal, yang sama sekali tak terduga. Ketika saya berada di Act 3, saya teringat akan ketegangan mempertahankan nyawa di Dead Cells yang saya ulas beberapa waktu lalu. Ketika masuk ke cerita flashback masa lalu Timmy, saya teringat pada salah satu adegan bittersweet di drama tahun 1991 berjudul Tokyo Love Story. Dan ketika akhirnya cerita utama game ini mulai terkuak, nuansa yang saya rasakan mirip seperti ketika dulu memainkan Brothers: A Tale of Two Sons.

Baca Juga : 2019, PUBG AKAN RILIS 4 FITUR INI

Menyebut judul-judul di atas bukan berarti Rage in Peace adalah game yang tidak punya identitas. Justru sebaliknya, Rage in Peace memberi saya hantaman emosional begitu kuat, yang sebelumnya hanya saya rasakan dari judul-judul tersebut. Anda mungkin akan membandingkannya dengan hal-hal lain, tergantung dari pengalaman pribadi Anda. Mungkin Anda akan membandingkan Rage in Peace dengan NieR: Automata, atau Journey, atau sesuatu yang lain. Hanya ada satu cara untuk mengetahuinya. Anda harus memainkannya sendiri.

Saya percaya bahwa seseorang yang sedang berkarya harus memegang prinsip “berani ngawur”. Ngawur tidak dalam artian bekerja asal-asalan, tapi berpikir sesuatu yang begitu tak lazim sampai-sampai orang lain bingung dari mana asal idenya. Go big or go home, begitu istilah kerennya. Saya rasa Rolling Glory Jam pun punya semangat seperti ini, dan setelah memainkan produk jadinya, saya paham mengapa Rage in Peace yang “cuma” platformer ini makan waktu tiga tahun untuk diselesaikan.

Video game adalah medium yang hebat

Dari tadi saya banyak berkoar tentang bagaimana narasi adalah daya tarik terkuat dari Rage in Peace. Tapi tahukah Anda, bahwa narasi yang saya maksud itu bukanlah tentang teks? Lebih tepatnya, bukan sekadar tentang teks.

Narasi dalam Rage in Peace adalah pertunjukan. Sebuah pentas, di mana para pemeran menari-nari di atasnya mengikuti koreografi dari sang sutradara. Mereka tampil mengenakan pakaian-pakaian indah, berlatar panggung sarat dekorasi yang terkadang terasa surreal namun sekaligus juga nyata. Permainan cahaya membawa kita hanyut ke suatu fantasi yang memabukkan, sementara alunan musik menjadi pilar tak tergantikan yang membuat adegan di depan mata itu layak disebut drama.

Bagian terbaiknya? Anda adalah bagian dari pertunjukan tersebut. Bukan sekadar hiburan, Rage in Peace memanfaatkan karakteristik video game semaksimal mungkin untuk menciptakan pengalaman yang tak bisa kita rasakan melalui medium lain. Di sini, keempat unsur utama video game (teks, visual, audio, dan gameplay) bersinergi menjadi suatu kesatuan “narasi” yang tak terpisahkan.

Ada kalanya gameplay memegang peranan utama, sementara musik hanya menjadi bagian dari suasana latar. Tapi kemudian tiba waktunya musik maju ke tengah panggung, disokong oleh gameplay serta tampilan visual di sekitarnya. Sesekali game ini berubah menjadi semacam walking simulator, dan kita diajak beristirahat sambil menikmati suguhan visual mengagumkan. Tapi gameini juga berani menyuguhkan teks di posisi terdepan, sambil membuang unsur-unsur lain yang dirasa tak perlu.

Inilah yang terjadi ketika seorang kreator berani melepaskan diri dari konsensus umum tentang apa yang harus dan tidak harus dilakukan. Inilah bentuk video game ketika dirancang sebagai sebuah karya seni, penuh eksplorasi berani dan didorong oleh sebuah visi. Mungkin bahasa saya terdengar lebay. Tapi membayangkan kerja keras dan imajinasi yang diperlukan untuk menciptakan sesuatu seperti Rage in Peace, saya tak punya kata-kata selain hanya pujian.

Kesimpulan: Emosi dalam wahana roller coaster

Jadi, layakkah Rage in Peace disebut sebagai sebuah masterpiece? Yah, mungkin belum. Tapi untuk menuju ke sana, jaraknya sudah dekat sekali. Mungkin bila Rolling Glory Jam punya anggaran lebih besar untuk menciptakan animasi-animasi yang lebih mengagumkan lagi. Mungkin bila kualitas penulisan dialognya ditingkatkan lagi sehingga terasa lebih natural dan believeable.

Mungkin bila pergerakan kamera ketika sedang scrolling bisa diperhalus lagi, atau hitbox karakter dibuat lebih konsisten, atau akselerasi gerakan karakter di Act 4 dan 5 dibuat lebih responsif, atau apa lah. Tidak ada game sempurna di dunia ini, tapi masterpiece hanya bisa lahir dari tangan orang-orang yang tak pernah berhenti mengejar kesempurnaan. Sekarang memang masih belum, tapi dengan debut seperti ini, saya yakin Rolling Glory Jam bisa. Ekspektasi saya yang sudah menjulang begitu tinggi saja ternyata berhasil mereka lampaui, kok.

Rage in Peace adalah paket komplet yang mengingatkan saya pada betapa besarnya potensi yang dimiliki oleh video game. Di balik tampilan luarnya yang sederhana, game ini menyembunyikan roller coaster emosi berel spiral dengan pemberhentian akhir pada stasiun refleksi diri. Di dalamnya ada kemarahan, kesedihan, namun juga kebahagiaan, kedamaian. Dan bila Anda masih belum memainkannya… Anda tidak tahu apa yang sedang Anda lewatkan.

Sparks:

  • Desain para karakter yang memorable dan selalu memberi kesan kuat
  • Sistem kontrol yang responsif membuat Timmy sangat nyaman untuk dikendalikan
  • Keseimbangan pas antara kesulitan dan fasilitas bantuan
  • Gameplay yang begitu kreatif, jauh dari kata normal
  • Cerita seru dan penuh dengan momen emosional
  • Teks, audio, visual, dan gameplay bersinergi membentuk narasi unik yang mengagumkan
  • Musik ambience dan post-rock mengangkat nilai dramatis cerita ke titik yang sangat tinggi

Slacks:

  • Kualitas penulisan dialog masih bisa ditingkatkan lagi
  • Scrolling kamera terkadang tidak mulus sehingga mengganggu konsentrasi
  • Akselerasi gerakan Timmy di Act 4 sedikit kurang responsif
  • Sulit dijadikan bahan review karena lebih dari separuh isinya adalah kejutan

SUMBER : HYBRID