JS NEWS- Produsen smartphone Huawei resmi mengenalkan ponsel pintar terbaru Huawei Y7 Pro 2019 di Indonesia, Sabtu, 12 Januari 2019. Smartphone tersebut membawa take line “bigger display, bigger camera, bigger batery”.

“Produk ini membawa begitu banyak DNA dari fitur smartphone kelas premium. Layar 6,26 inci, nocth bentuk tetesan air, bezel lebih sempit dan layar lebih luas 86 persen dari generasi sebelumnya,” ujar Product Marketing Manager Huawei Indonesia Advant Jose, di Wayang Bistro, Kota Kasablanka, Jakarta Selatan, Sabtu, 12 Januari 2018.

Jose melanjutkan bahwa bagian bawah Huawei Y7 Pro 2019 terlihat simetris begitu pula bagian depan yang membuat daya genggaman lebih baik. Huawei juga menyematkan gradien color dengan keramik di bagian belakang bodi. Di Indonesia tersedia dengan dua varian warna, yaitu Aurora Blue dan Midnight Black.

Dari segi desain Huawei menyematkan desain ponsel pintar flagship-nya, seri P dan Mate. “Y artinya young. Warna Aurora Blu mendefinikan anak muda yang colorfull, semangat, ceria, dan dinamis. Sedangkan Midnight Black pas untuk anak muda yang introfert dengan jiwa yang menantang atau pemberani,” kata Jose.

Baca juga: REVIEW VIVO Y93

Huawei memasang dual kamera utama dengan sensor 13 plus 2 megapiksel dengan besaran aperture f/1.8 yang biasa dimiliki smartphone kelas premium. Aperterure yang dipasang pasa Huawei Y7 2019 membuat cahaya yang masuk lebih banyak ketika mengambil gambar dan mengurangi noise, serta autofocul yang bekerja lebih baik.

Sementara kamera depannya dipasang sensor 8 megapiksel dengan fitur AI Make Up yang bisa digunakan para kaum hawa untuk melakukan selfie. “AI dapat mengenal berbagai skenario gambar, dan membuat konten yang terlihat profesional,” tutur Jose.

Kamera tersebut dilengkapi dengan beragam fitur seperti, Smart Backlight Photo, membuat wajah terang dan background tetap muncul meskipun terkena sinar matahari. Smart Lowliht Photo mengambil gambar dalam kondisi gelap. Serta Portrait untuk membantu tingkat kedalaman gambar. Untuk berswafoto terdapat fitur Hand Geture Photo. Fitur ini digunakan untuk membantu menangkap swafoto lebih mudah dengan menggeser atau melambaikan tangan.

Untuk kapasitas baterai, Huawei membekali dengan daya sebesar 4.000 mAh. “Hal yang penting di zaman sekarang adalah baterai. Daya yang tahan lama bisa membuat kita lebih produktif. Huawei Y7 2019 bisa diisi penuh dalam waktu 2,5 jam. Saat full, baterai bisa bertahan 2 hari dalam pemakaian normal,” ujar Jose.

Ponsel pintar itu dipersenjatai dengan chipset besutam Qualcomm Snapdragon 450. Chipset tersebut didampingi dengan kapasitas RAM 3 gigabita (GB) dan memori internal 32 GB yang bisa diperluas dengan microSD sebesar 512 GB. Jose menjelaskan bahwa untuk harga akan dirilis pada 17 Januari 2019 sekaligus pra-register pukul 17.00 WIB. Akan mulai tersedia pada 25 Januari 2019 pukul 11.00 WIB.

SUMBER : Tempo

JS NEWS- HMD Global agaknya bakal mengikuti tren smartphone dengan layar berlubang untuk menyematkan kamera depan. Indikasinya terlihat dari bocoran gambar hasil rendering yang disinyalir menampakkan sosok ponsel Nokia 8.1 Plus besutan sang pemegang lisensi merek Nokia tersebut. Sejumlah gambar bocoran dibeberkan oleh akun @OnLeaks di Twitter.

Di dalam gambar, Nokia 8.1 Plus tampak mulus dan modern dengan kamera depan tersimpan di pokok kiri atas layarnya yang berdiagonal 6,2 inci. Jika dilihat-lihat, layar ponsel ini nyaris tidak memiliki bezel. Hanya ada bingkai tipis yang mengelilingi layar di bagian atas serta sisi kiri dan kanan. Ilustrasi Nokia 8.1 Plus Atas dan Bawah(91mobiles) Sementara, di bagian bawah tersisa sedikit “dagu” untuk menyematkan logo “Nokia”, mirip dengan Nokia 8.1 namun lebih kecil.

Baca Juga : BOCORAN LENGKAP NOKIA 9 PUREVIEW, ADA YANG MENGECEWAKAN

Pada sisi belakang, ponsel tampak mengusung material punggung berbahan kaca. Di sini, terdapat dua buah modul kamera dengan lensa Zeiss dan dual LED Flash. Ada pula fitur pemindai sidik jari di bawah bulatan LED Flash ditemani dengan logo “Nokia” dan “Android One” yang terpampang di atas material kaca tersebut. Kampak pula beberapa konektor seperti colokan USB-C, 3.5mm headphone jack, di samping grille speaker. Sayangnya, penampakan rupa ini belum disertai dengan detail spesifikasi jeroan sang ponsel. Namun, spesifikasi rinci terkait Nokia 8.1 Plus kemungkinan akan dibeberkan di ajang MWC 2019, akhir Februari mendatang, sebagaimana dihimpun dari 91mobiles, Minggu (13/1/2019).

SUMBER

JS NEWS –  Pada akhir Oktober 2018 lalu, Xiaomi resmi merilis Mi Mix 3 di Beijing, China. Hampir tiga bulan setelah dirilis, ponsel tersebut sudah mulai beredar di luar tanah kelahirannya di Negeri Tirai Bambu.

Eropa jadi salah satu pasar yang lumayan gencar untuk disasar. Paling tidak, sudah ada tiga negara di Benua Biru yang pasti mendapatkan Mi Mix 3, yaitu Italia, Spanyol, dan Inggris.

Negeri Matador jadi negara Eropa pertama yang disinggahi oleh Mi Mix 3 pada 8 Januari lalu. Sedangkan sehari setelahnya, perangkat tersebut meluncur di Negeri Pizza

Sedangkan Mi Mix 3 bakal menginjakkan kaki di tanah Britania Raya pada 16 Januari mendatang. Hal tersebut tampak dari cuitan akun Twitter resmi Xiaomi untuk Britania Raya.

Tidak hanya di Eropa saja, Xiaomi juga sudah menghadirkan Mi Mix 3 di Asia Tenggara. Dua di antaranya adalah Malaysia dan Singapura.

Kehadiran ponsel tersebut di dua negara tetangga Indonesia itu juga tampak melalui kicauan akun Twitter Xiaomi untuk masing-masing kawasan. Baik Malaysia dan Singapura disebutkan kedatangan Mi Mix 3 pada 12 Januari lalu.

Lantas, bagaimana dengan Indonesia? Sampai saat ini, belum ada informasi resmi mengenai kapan Mi Mix 3 akan hadir di Tanah Air. 

Namun melihat makin banyak vendor China yang membawa ponsel flagshipnya ke Indonesia, tak menutup kemungkinan Xiaomi memboyong Mi Mix 3 agar tak ketinggalan dengan yang lain. Hanya saja bila melihat strategi mereka selama ini, memang agak pesimis ponsel yang mengusung konsep slide ini akan menyambangi Indonesia. Kita tunggu saja

SUMBER : DETIK

JS NEWS –  Banyak pengguna smartphone yang loyal terhadap suatu sistem operasi, tak sedikit pula yang gemar beralih. Tentu antara Android dan iOS atau sebaliknya, mengingat kedua OS itulah yang kini berkuasa. Lantas apa alasan mereka pindah?

“iOS dan Android berkompetisi lebih agresif mengingat jumlah pembeli pertama smartphone merosot. Mereka saling mendapatkan dan kehilangan user satu sama lain,” kata Mike Levin dari Consumer Intelligence Research Partners (CIRP).

Baca Juga : ANALIS SEBUT-SEBUT ‘HARI KELABU’ APPLE

Beberapa alasan jadi faktor user pindah ke sistem operasi lain. Menurut survei di Amerika Serikat oleh PC Magazine pada tahun 2018, user pindah dari iOS ke Android misalnya karena soal harga. Kemudian karena koleksi aplikasi di Play Store lebih besar dibandingkan App Store.

Sedangkan pengguna Android memutuskan pindah ke iOS antara lain terkait soal user experience yang dirasakan lebih baik di iPhone. 47% mereka yang pindah dari Android ke iOS menyatakan demikian dalam survei PCMag.

Daniel Packer, blogger di Los Angeles, mengaku pindah dari iPhone ke Android karena harga iPhone makin melonjak. Saat ini harga smartphone Android di kelas flagship memang mahal, tapi tetap lebih murah dibanding iPhone. 

Baca Juga : REVIEW VIVO Y93

Dia menggunakan Google Pixel 3 senilai USD 650 di AS. Tidak cuma handsetnya, aksesoris seperti charger juga ia anggap lebih murah di ponsel Android.

Adapun Alex Chalekian, CEO Lake Avenue Financial, mengaku agak menyesal pindah dari iPhone ke Android. Ia kesulitan memindahkan semua datanya ke Android dan sudah agak terikat pada ekosistem Apple. Setelah memakai Android beberapa lama, ia mengaku merindukan user experience di iPhone. Tak menutup kemungkinan ia akan kembali.

“iOS lebih optimal dan aplikasinya berjalan lebih mulus dan lebih efisien, dalam penilaianku. Juga beberapa aplikasi yang sering kugunakan hanya ada di iOS sehingga itu menjadi tantangan tersendiri,” katanya.

SUMBER : DETIK

JS NEWS – Menyusul Vivo Y91 dan Vivo Y95 , seri yang berada di tengah-tengah kedua smartphone tersebut kini hadir . Adalah Vivo Y93, tiba di pasaran dengan harga resmi Rp 2.499.000, smartphone terbaru keluaran Vivo ini membawa tampilan desain yang menawan. Namun berbeda dengan kedua smartphone besutan Vivo sebelumnya, Vivo Y93 hadir dengan chipset yang berbeda. Smartphone ini lebih mempercayakan chip besutan Mediatek sebagai dapur pacu utamanya. Namun, apakah perbedaan chipset ini memiliki perbedaan kinerja yang berbeda?

Smartphone menengah terbaru Vivo itu merupakan perangkat pertama dengan chipset Snapdragon 439, yang dibangun pada proses FinFET 12 nm.

Vivo Y93 memiliki LCD 6,2 inci dengan resolusi HD+ dan rasio 19:9 dengan poni model tetes air.

BACA JUGA: REALME BUDS, EARPHONE NGE-BASS HARGA RP 80 RIBUAN

Ruang memori Vivo Y93 ada RAM 4GB dan penyimpanan 64GB, serta opsi ekspansi dengan ketersediaan slot microSD.

Chipset baru Snapdragon 439 hadir dengan prosesor Octa-core Cortex-A53, clock 1,95 GHz, dan GPU Adreno 505.

Mobile platform terbaru Qualcomm itu mendukung kamera hingga 21MP, tetapi Vivo melengkapi Y93 dengan setup kamera utama ganda 13MP f/2.2 + 2MP f/2.4 di bagian belakang.

BACA JUGA:Vivo Y95 Resmi Harga Rp3,9 Juta

Kamera selfie berukuran 8MP f/2.0 yang dilengkapi fitur Face Unlock dan tidak ada pemindai sidik jari.

Seperti perangkat Vivo keluaran terbaru lainnya, Y93 juga dilengkapi dengan asisten suara Jovi. Ini adalah bagian dari OS FunTouch, berdasarkan Android Oreo 8.1.

Baterai Vivo Y93 berkapasitas besar yakni 4.030 mAh tetapi dilengkapi dengan port jenis micro USB (bukan Type-C).

Konektivitas Vivo Y93 termasuk slot SIM ganda, Bluetooth 5, dan Wi-Fi di 364 Mbps. Chipset membatasi kecepatan LTE hingga 150/75 Mbps.

Vivo Y93 mulai dijual di China dengan pilihan warna Starry Black atau Sunset Red, seharga CNY1,500, yaitu sekitar Rp 3 jutaan dengan konversi saat ini.

SUMBER

JS NEWS – Nubia Red Magic Mars menjadi hape terkencang yang ada saat ini. Pasalnya hape ini berhasil mengalahkan skor Huawei Mate 20 di AnTuTu yang menduduki posisi pertama.

Huawei Mate 20 sendiri memiliki skor 309 ribuan di AnTuTu.

Sedangkan Nubia Red Magic memiliki skor 320 ribuan di AnTuTu. Perbedaan ini tentu cukup jauh, karena kedua hape terpaut selisih 11 ribuan.

Nubia Red Magic Mars sendiri bisa dikategorikan sebagai salah satu hape gaming.

Hape ini sendiri tergolong sebagai hape teranyar yang baru dirilis oleh Nubia. Untuk layar, Nubia Red Magic ini mengusung layar berukuran 6 inci dengan layar LCD. Sedangkan untuk prosesor, hape ini menggunakan prosesor Snapdragon 845 yang dikombinasikan dengan RAM 10 GB.

Baca Juga : APPLE DAN SAMSUNG SABET GELAR PENGUASA PASAR PONSEL PREMIUM

Selain itu, hape ini memiliki sistem pendingin layaknya hape hape lain dikelasnya seperti ROG dan Black Shark. Hape ini memiliki sistem pendingin khusus berupa air cooler dan liquid cooling system. Suara dari hape ini juga dibekali dengan 3D sound yang akan menudukung kamu bermain game dengan pengalaman yang tak terlupakan.

Selain itu, untuk kamera, hape ini menggunakan kamera beresolusi 24 MP untuk kamera belakangnya. Untuk kapasitas baterai, hape ini bisa dibilang cukup besar dengan kapasitas 3800 mAh.

Selain itu, dengan baterai yang besar hape ini sudah mendukung fast charging loh. Hape ini juga sudah menggunakan sidik jari sebagai sistem pengaman yang digunakan. Kemampuan RGB dibelakang hapenya juga menjadi salah satu kelebihan dari hape ini.

Dengan spesifikasi di atas, pantas saja Nubia Red Magic Mars ini menjadi hape dengan performa tertinggi. Untuk harga, hape ini sendiri dijual dengan harga 420 dollar atau setara dengan Rp. 7 jutaan. Namun, sayangnya hape ini masih belum masuk ke Indonesia secara resmi yah.

SUMBER : NEXTREN

 JS NEWS – Ponsel layar lipat Samsung yang dikenal sebagai Galaxy F atau Galaxy Fold adalah salah satu perangkat yang paling ditunggu di tahun 2019. Ada banyak spekulasi mengenai perangkat tersebut dan salah satunya adalah adanya tiga kamera belakang di handset ini. 

Menurut laporan yang berkembang di Korea Selatan, seperti disitat dari Slash Gear, perangkat ultra-premium ini bakal hadir dengan pengaturan tiga kamera yang sudah didesain ke Galaxy S10 Plus. Memang ada desas-desus yang menyatakan penempatan empat kamera belakang pada Galaxy S10 Plus, tapi itu sepertinya tidak mungkin didesain sekarang. Spekulasi yang berkembang menyebutkan lensa ketiga pada Galaxy F menjadi sensor sudut ultra-lebar.

Pertanyaan yang muncul sekarang, bila ini adalah smartphone supermahal dari Samsung, mengapa pabrikan tidak menempatkan sebagian besar kamera yang sudah dimiliki ponsel Samsung? Artinya mereka bisa menurunkan pengaturan empat kamera seperti pada desain Galaxy A9. 

Baca Juga : APPLE DAN SAMSUNG SABET GELAR PENGUASA PASAR PONSEL PREMIUM

Tidak disebutkan penyiapan kamera internal yang akan menyertai layar 7,3 inci yang dapat dilipat sempurna untuk panggilan video. 

Berdasarkan bocoroan sebelumnya, Galaxy S10 Plus disebut-sebut memiliki lubang kecil di layar yang bisa menampung dua kamera selfie. Jadi jangan kaget jika desain yang sama juga kita temui pada Galaxy F.

SUMBER : SINDO NEWS