Satu pasangan suami istri di kota Brooklyn telah mengetahui betul tentang anak laki-laki mereka yang masih berusia empat tahun itu lebih tertarik dengan kisah para putri-putri dongeng dari pada mainan mobil-mobilan. Namun ketika pimpinan sekolah taman kanak-kanak menjelaskan bahwa pilihan mainan anak yang kurang tepat sesuai jenis kelamin ini lebih dari sekadar fase pertumbuhan, memaksa pasangan itu berpikir keras atas apa yang telah mereka lakukan sebagai orang tua.Baca Selanjutnya