Antivirus Atau Anti – Malware ?

JS NEWS Software antivirus adalah tentang pencegahan. Ia digunakan untuk mencegah file yang mengandung virus supaya tidak di – download ke komputer anda.

Ia  juga berusaha keras untuk mencegah virus supaya tdak diaktifkan, entah bagaimana ter – download ke komputer. Apabila file yang sarat virus tidak pernah didownload maka tidak ada masalah. Namun, jika file di – download tetapi ditandai oleh software antivirus sebagai malware dan tidak diaktifkan, hal ini tidak akan menyebabkan kerusakn pada sistem anda. Meski begitu, file yang terinfeksi perlu diisolasi dan dihapus.

Misalkan file yang terinfeksi di – download dan kemudian dijalankan sehingga virus aktif. Ini biasanya dilakukan secara tidak sengaja, seperti meng – klik link url yang buruk atau membuka lampiran file yang terinfeksi virus dalam e – mail. Beberapa software antivirus mungkin memiliki tool dasar untuk menghapus virus aktif, tetapi malware modern memiliki kemampuan yang hebat dalam bersembunyi di komputer yang terinfeksi. Ia dapat kembali aktif di lain waktu sehingga tool dasar mungkin tidak sepenuhnya menghapus infeksi.

Anti – malware menyediakan tool yang digunakan khusus untuk membasmi malware dari komputer yang terinfeksi jika ada yang dapat melewati pemeriksaan software antivirus. Malware mengandung virus dan malware tidak aktif tersembunyi dan mengintai komputer yang terinfeksi.

Tambahan anti – malware diperlukan karena malware dapat menyembunyikan diri. Kemudian malware muncul kembali, menyebar dan menginfeksi ulang, meskipun file virus yang teridentifikasi ditandai dan dihapus oleh antivirus. Malware dapat hadir dalam berbagai bentuk seperti file atau file tersembunyi. Ia dapat menyembunyikan mekanisme yang memulai virus, seperti service start – up atau item registry.

Dalam skenario terburuk, malware tersebut bekerja untuk pihak ketiga yang bertujuan mencuri informasi berharga seperti nomor rekening bank atau pengenal pribadi tanpa menarik perhatian. Dengan malware modern sekarang, biasanya tidak cukup hana dengan menghapus file virus tunggal. Sebaliknya, beberapa pemeriksaan lokasi dan teknik scan virus diperlukan untuk menghapus paket malware.

Ada sejumlah antivirus gratis dan anti – malware gratis yang dapat menjadi titik awal jika anda dalam proses memberlakukan pengamanan komputer. Beberapa tool dapat memberitahukan jika komputer anda terinfeksi dan memberikan laporan lengkap tentang temuan – temuannya. Namun, mereka mungkin tidak menghapus infeksi virus yang ditemukan. Jadi anda tetap harus  membeli software antivirus dan anti – malware untuk menjaga komuter anda.

 

Sumber : PCMedia

Share Is Cool

Leave a Reply

Your email address will not be published.